Tahukah Anda

Siapa Saja Orang yang Tak Bisa Mendapatkan Vaksin Covid-19?

Vaksinasi menjadi satu hal yang sangat penting dan efektif di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga kini, ...

Editor: Muliadi Gani
istimewa
ILUSTRASI vaksinasi 

PROHABA.CO - Vaksinasi menjadi satu hal yang sangat penting dan efektif di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga kini, tetapi ternyata ada kelompok orang yang tidak bisa mendapat suntikan vaksin Covid-19 sama sekali.

Manfaat vaksinasi Covid-19 di antaranya menurunkan jumlah kesakitan dan kematian, mencapai kekebalan kelompok (herd immunity), melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, serta menjaga produktivitas dan meminimalisasi dampak komplikasi kesakitan parah, risiko kematian, juga dampak sosial dan ekonomi dari Covid-19 ini.

Saat ini sudah ada sepuluh vaksin Covid-19 yang telah melewati uji klinis dan disebarluaskan ke masyarakat.

Di antaranya, vaksin produksi Pfi zer (BioNTech), Moderna, AstraZeneca (Oxford), CoronaVac (Sinovac Biotech), CanSinoBiologics, Sinopharm, Zinivax (Anhui), Johson & Johnson, Gamaleya (Sputnik V) dan Novavax.

Namun, tidak semua jenis produksi vaksin Covid-19 di atas dipakai atau digunakan di Indonesia.

Kendati sebagian besar golongan atau kelompok masyarakat diperbolehkan untuk diberikan suntikan vaksin Covid-19, tapi banyak pula kelompok masyarakat yang tidak bisa sama sekali menerima injeksi dosis vaksin Covid-19 merek apa pun.

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, memang ada kelompok orang yang tidak boleh dan tidak bisa sama sekali menerima suntikan vaksin Covid-19.

Baca juga: Dokter dan Perawat yang Suntik Vaksin Kosong ke Murid SD di Medan Diperiksa Polisi

Nadia menyampaikan, umumnya mereka yang tidak bisa divaksin Covid-19 adalah mereka yang sedang dalam terapi imunosupresan pada orang kanker atau orang yang punya penyakit kelainan imunitas.

“Atau dokter yang merawat melarang untuk mendapatkan vaksinasi karena kondisi kesehatan pasien, atau dalam obatobat tertentu, atau orang yang sedang mengalami alergi berat,” kata Nadia kepada Kompas.com, Jumat (18/2/2022).

Adapun kelompok orang tidak bisa divaksin Covid-19, seperti yang memiliki alergi berat dan kondisi tertentu, ketentuannya diperkuat dalam buku Pedoman Tata Laksana Covid-19 Edisi 4 yang baru dirilis tahun 2022.

Dalam buku pedoman itu disebutkan beberapa kategori orang tidak bisa divaksin Covid-19, di antaranya sebagai berikut:

1. Pasien dengan kanker darah;

2. Pasien dengan kanker tumor padat;

3. Pasien dengan kelainan darah (talasemia, imunohematologi, hemofilia, gangguan koagulasi, dan kelainan darah lainnya).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved