Kriminal

Pura-pura Keracunan Makanan, Tiga Preman Peras Pemilik Toko

Polisi menangkap tiga orang pelaku pemerasan toko berjejaring di Jalan Parangtritis, Kapanewon Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta ...

Editor: Muliadi Gani
Liveleak
Ilustrasi pengeroyokan 

Namun, karyawan toko menyebut onigiri itu berasal dari supplier, AS meninggalkan nomor telepon agar saat supplier makanan itu datang segera menghubunginya.

"Sehingga supplier menghubungi pelaku dan terjadi negosiasi," kata Ihsan.

Ihsan mengatakan, supplier diajak ketemuan di sebuah hotel di Kapanewon Sewon.

Supplier yang sudah melaporkan ke polisi sebelumnya akhirnya polisi meringkus ketiganya.

"Pelaku berusaha memeras, awalnya minta Rp 10 juta tapi tidak terjadi kesepakatan.

Selanjutnya anggota kami melakukan penangkapan terhadap pelaku pada tanggal 6 (Februari) di salah satu hotel di Sewon," kata Ihsan.

Ihsan mengatakan, anggotanya berhasil mengamankan 3 pelaku dan menyita barang bukti uang Rp 8 juta, rompi bertuliskan pers, beberapa kartu pers, kartu LBH, beberapa bendel makalah dan satu unit mobil dengan stiker 'lembaga anti narkotika'.

Baca juga: Berbekal Rekaman Bugil, Korban Diperas Napi   

Uang Rp 2 juta dari pemerasan pertama sudah digunakan pelaku.

"Yang bersangkutan mengakui dan tidak hanya dilakukan di sini. Ada beberapa TKP lain seperti di Boyolali, Sukoharjo dan Klaten," ucap Ihsan.

Di lokasi lain tersebut mereka menggunakan modus yang sama. "AS ini eksekutor yang mengaku wartawan dan mengintimidasi korban.

Untuk NS ini juga punya kartu pers dan ikut membantu dengan berpura-pura sebagai ibu dari MA jika anaknya betul telah mengkonsumsi makanan dan muntah-muntah," ucap Ihsan.

Saat dimintai keterangan, NS menolak kepemilikan kartu pers, dan hanya ikut saja tidak mengetahui akan diajak memeras.

Meski mengaku tidak tahu, tetapi dirinya tak menampik mendapatkan uang tunai Rp 1 juta, dan sudah melakukan aksinya di beberapa lokasi di Jawa Tengah.

"Saya tidak tahu ini (kartu pers) dibuatin pak Jon, wong tidak saya pakai dan tidak mengaku-ngaku wartawan," kata NS.

Keterangan MA, mengaku baru mengenal AS dan NS di Solo belum lama. Mereka bertemu di Kantor LBH di Solo.(kompas.com)

Baca juga: Preman Pemalak Sopir Truk CPO di Batubara Ditangkap

Baca juga: Usai Aniaya Hansip, Preman Kampung Tewas Dikeroyok

Baca juga: Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau Diserang Preman, 7 Dicokok

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved