Kriminal

Polisi Ringkus Dua Bandar Judi Togel Online di Aceh Besar

Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Satreskrim Polres) Aceh Besar meringkus dua orang yang diduga bandar judi toto gelap (togel) ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO FOR PROHABA
Satreskrim Polres Aceh Besar meringkus LF dan RM, keduanya diduga sebagai bandar judi toto gelap (togel) di sebuah warung kopi di Desa Semereng, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, Senin (28/2/2022) siang. 

PROHABA.CO, JANTHO – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Satreskrim Polres) Aceh Besar meringkus dua orang yang diduga bandar judi toto gelap (togel) di sebuah warung kopi Desa Semereng, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, Senin (28/2/2022) siang.

Kedua tersangka, yakni LF (34) dan RM (35), masing- masing sebagai petani/ pekebun asal Gampong Weusiteh dan Gampong Klieng Manyang, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Carlie Syahputra Bustamam MH melalui Kasat Reskrim, AKP Ferdian Chandra MH mengakui bahwa dua bandar judi online togel itu ditangkap tim Opsnal Satreskrim Polres Aceh Besar.

Dari tangan kedua tersangka berhasil diamankan barang bukti satu unit handphone (hp) Nokia warna hitam dan satu unit hp merek Samsung hitam.

Barang tersebut milik tersangka LF yang di dalam hp-nya berisi akun resmi nextogel dengan nama akun LEYA01 dan uang tunai Rp301.000.

Kemudian, juga disita satu unit hp merek Iphone 6 warna putih.

Baca juga: Penjual Chip Higgs Domino dan Dua Bandar Togel Dicambuk 84 Kali

Barang tersebut milik tersangka RM yang di dalam hpnya berisi akun resmi nextogel dengan nama akun YOGA12 dan uang tunai Rp486.000.

Menurut Kasat Reskrim AKP Ferdian Candra, perjudian ini dilakoni tersangkan dengan cara: pembeli datang kepadanya untuk membeli nomor jitu (togel).

Kemudian uang dari pembeli dideposit oleh tersangka ke akun judi online miliknya melalui rekening yang ada pada situs judi online tersebut.

Dari akun miliknya itulah tersangka membeli togel yang dipasang oleh para pelanggannya.

Apabila pemasang menang, para tersangka selaku bandar judi togel online mendapatkan fee 15 persen dari setiap kemenangan nomor togel yang dibeli pemasang melalui akun judi online miliknya.

Kasat Reskrim AKP Ferdian Chandra menambahkan, berdasarkan informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya bahwa di Kecamatan Suka Makmur marak terjadi transaksi judi togel online.

Selanjutnya, tim opsnal bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut.

Baca juga: Agen Judi Togel Ditangkap di Warkop, Polisi Sita Uang Tunai

Lalu, pada Senin (28/2/2022) sekira pukul 13.00 WIB tim opsnal berhasil mengamankan dua terduga pelaku judi togel online di Kecamatan Suka Makmur.

Kedua terduga pelaku diringkus petugas tanpa perlawanan saat sedang duduk pada salah satu warung kopi yang berada di Desa Semereng.

Kedua terduga pelaku beserta barang bukti kejahatan mereka telah dibawa dan diamankan ke Satreskrim Polres Aceh Besar guna penyidikan lebih lanjut.

Setelah diinterogasi singkat, keduanya resmi ditetapkan penyidik sebagai tersangka.

Keduanya juga mengaku sudah bermain judi togel online tersebut lebih kurang satu tahun terakhir.

Di Aceh, sesuai Pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, seseorang yang dengan sengaja menyelenggarakan dan menyediakan fasilitas jarimah maisir diancam dengan ‘uqubat takzir cambuk paling banyak 45 kali dan/atau denda paling banyak 450 gram emas murni dan/atau penjara paling lama 45 bulan. (as)

Baca juga: Terlibat Judi Togel, Lelaki Tua Ditangkap Saat Tunggu Pembeli

Baca juga: Sebut Rezky Aditya Kurang Jantan, Wenny Ariani Tantang Suami Citra Kirana Buat Laporan

Baca juga: Sedang Shalat Subuh di Masjid, Warga Sukabumi Dianiaya OTK

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved