Kriminal

29 Orang Ditangkap Polisi di Arena Judi Sabung Ayam, Sebagian Pelaku Lari Kucar-Kacir

Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bener Meriah menggerebek arena judi sabung ayam di salah satu kompleks SMP di Kecamatan Timang Gajah,

Editor: Muliadi Gani
FOTO FOR PROHABA
Sebanyak 29 warga diamankan di Mapolres Bener Meriah seusai digerebek terlibat permainan atau menonton praktik judi sabung ayam di Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, Jumat (11/3/2022). 

PROHABA.CO, REDELONG - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bener Meriah menggerebek arena judi sabung ayam di salah satu kompleks SMP di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (11/3/2022).

Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap 29 orang bersama 14 ekor ayam jago dan juga menyita uang para tersangkapemain judi tersebut.

Tidak hanya itu, barang bukti lain yang ikut disita berupa sepeda motor (sepmor) sebanyak 16 unit plus tiga mobil.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Agung Surya Prabowo SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Dr Bustani MH yang dikonfirmasi wartawan, Senin (14/3/2022) mengatakan, pihaknya sudah lama memonitor dugaan adanya praktik judi sabung ayam di lokasi itu.

Baca juga: Polres Sinjai Gerebek Judi Sabung Ayam, Oknum ASN Tertangkap dan Tunjangannya Terancam Tak Dibayar

“Kita juga mendapatkan informasi dari masyarakat, tokoh ulama, tokoh adat bahwa di kompleks sekolah itu kerap dijadikan arena judi sabung ayam.

Praktik ini sudah berlangsung lebih kurang tiga tahun lamanya,” ujar AKP Bustani.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari warga itulah Satreskrim Polres Bener Meriah membentuk tim guna melakukan pemantauan.

“Saat dilakukan penggerebekan yang dipimpin langsung oleh KBO Reskrim Polres Bener Meriah, benar saja mereka mendapati ada 50 orang sedang melakukan praktik judi sabung ayam di lokasi tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Polres Batubara Meringkus Tiga Tersangka Perdagangan Manusia 

Dari 50 orang yang terlihat di tempat kejadian perkara (TKP) itu ada beberapa yang berhasil meloloskan diri dari kejaran polisi.

“Yang berhasil lolos itu mereka lari kocar-kacir dengan melompat pagar. Bahkan ada juga yang menabrak kaca sekolah dan sebagainya.

Yang berhasil kita amankan di TKP adalah pemain, penonton, dan penyedia tempat lebih kurang sebanyak 29 orang,” ungkap Bustani.

Untuk itu, Bustani mengimbau kepada orangorang yang melarikan diri saat penggerebekan itu agar segera menyerahkan diri, karena identitasnya sudah diketahui.

Baca juga: SPOILER Tokyo Revengers Chapter 246 Giant Killing: Pertarungan Kanto Manji dan Toman yang Sengit

“Dari 29 orang yang diamankan, baru satu orang yang kita tahan, yakni pria berinisial FH (32) yang merupakan penyedia tempat (arena judi sabung ayam).

Sedangkan sisanya dikembalikan ke pihak keluarga, tapi mereka wajib lapor,” ucapnya.

Ia tambahkan, dalam perkara tindak pidana jarimah maisir/perjudian ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan keterlibatan mereka sesuai dengan peran masing-masing, dan tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lain.

“Pasal yang kita persangkakan kepada mereka adalah Pasal 18 juncto Pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,” tutup Busatani. (bud)

Baca juga: Rider MotoGP Andrea Dovizioso Akui Tak Sabar Balapan di Sirkuit Mandalika

Baca juga: Dua Pelajar Hanyut Terseret Arus Sungai Alas

Baca juga: Digosipkan Akan Balikan Lagi Dengan Ariel NOAH, Begini Tanggapan Luna Maya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved