Selasa, 21 April 2026

Berita Sepakbola

Liverpool vs Everton, Laga Krusial Beda Kepentingan

The Reds butuh kemenangan untuk tetap bisa bersaing menjadi juara, sedangkan bagi The Toffees butuh poin agar terhindar dari degradasi

Editor: Bakri
FOR PROHABA.CO

LIVERPOOL dan Everton akan berhadapan dalam pertandingan derby Merseyside Ke-240.

Laga yang krusial untuk kedua tim.

The Reds butuh kemenangan untuk tetap bisa bersaing menjadi juara, sedangkan bagi The Toffees butuh poin agar terhindar dari degradasi.

Derby tersebut akan digelar di Anfield, Minggu (24/4/2022) malam WIB.

Dalam 239 pertemuan kedua tim di derby Merseyside, Liverpool menang 96 kali, sedangkan Everton menang 67 kali.

Sisanya, 76 kali berakhir imbang.

Striker Liverpool, Mohamed Salah dan Sadio Mane masing-masing sudah mencetak 4 gol ke gawang Everton.

Pemain Liverpool yang masih aktif bermain yang terbanyak mencetak gol ke gawang Everton adalah Divock Origi.

Dia telah mencetak 5 gol.

Baca juga: Everton Klub Terbaik dalam Bursa Transfer Januari Ini, Datangkan Donny van de Beek hingga Dele Alli

Baca juga: Dapat Penghormatan Spesial dari Seluruh Pendukung Liverpool, Cristiano Ronaldo: Terima Kasih Anfield

Di Liga Premier saat ini, the Reds tidak boleh terpeleset dalam perburuan gelar, dan demikian pula Everton tidak boleh gagal untuk bisa bertahan di Liga Premier.

Liverpool dan Everton berada dalam situasi berlawanan di klasemen Liga Premier ketika derby Merseyside berlangsung di Anfield.

Skuat Jurgen Klopp belum menghapus peluang meraih empat trofi musim ini.

Mereka terpaut satu poin dari pemimpin klasemen Manchester City, sementara pasukan Frank Lampard masih berjuang untuk bisa lolos dari degradasi.

Kemenangan 4-0 Liverpool atas Manchester United menjadikannya kemenangan ke-11 secara beruntun di Anfield, Liverpool juga sedang menantikan pertandingan melawan Villarreal di semifinal Liga Champions, pekan depan.

Manajer Everton, Frank Lampard, mengatakan, dia akan dengan senang hati jika meraih hasil imbang melawan Liverpool yang luar biasa meskipun timnya sangat membutuhkan poin untuk bertahan.

The Toffees hanya mencatatkan enam poin tandang sepanjang musim ini, bisa berada di posisi tiga terbawah pada saat pertandingan dimulai di Anfield.

Everton saat ini berada satu tempat di luar zona degradasi, unggul satu poin dari Burnley yang berada di urutan ke-18, yang sudah memainkan satu pertandingan ekstra.

Lampard mengatakan, dia akan puas jika meraih satu poin di Anfield.

Ada tekanan untuk menghindari tergelincir ke liga kasta kedua untuk pertama kalinya sejak 1954.

"Ini adalah pertandingan sulit yang akan kami hadapi, jangan khawatir tentang itu," katanya.

Kunjungan terakhir Lampard ke Anfield sebagai manajer terjadi pada tahun 2020 ketika Chelsea kalah 3-5 di laga tanpa penonton.

Laga itu berkesan karena pertengkaran Lampard dengan Klopp di pinggir lapangan, Lampard terdengar meneriakkan kata-kata kasar kepada bos The Reds.

Lampard mengatakan tidak ada dendam setelah pertengkaran itu.

Ketika ditanya bagaimana perasaannya tentang kembali ke stadion Anfield dengan stadion penuh penonton, Lampard mengakui kesalahannya saat itu.

"Saya mungkin salah.

Kita semua pernah melakukannya.

Saya telah mengenal Jurgen sejak saat itu ketika saya menangani Chelsea dan semuanya baik-baik saja," katanya.

Dengan pertandingan Liga Champions melawan Villarreal di depan mata, Klopp memiliki kebebasan untuk merotasi skuatnya.

Kekuatan Liverpool saat ini penuh, kecuali Roberto Firmino yang membutuhkan penilaian pada cedera kakinya.

Pemain Everton Dominic Calvert-Lewin, Donny van de Beek dan Andre Gomes akan absen karena cedera, sementara Andros Townsend, Tom Davie dan Nathan Patterson sudah absen untuk waktu yang lama.

Liverpool hanya kalah satu kali dari 22 pertandingan Liga Premier terakhir mereka melawan Everton, meskipun itu terjadi di pertandingan terakhir saat digelar di Anfield musim lalu.

Everton memenangkan pertandingan di Anfield 2-0 musim lalu, mengakhiri catatan 20 pertandingan tandang tanpa kemenangan melawan Liverpool di Liga Premier.

Mereka tidak pernah memenangkan laga tandang di Liga secara berturut-turut di Anfield sejak Februari 1986.

Jurgen Klopp akan merindukan pengalaman derby Merseyside jika rival sekotanya itu pada akhirnya terdegradasi dari Liga Inggris.

"Tentu saja (saya akan merindukannya).

Saya pikir kita semua terbiasa memiliki dua klub di kota yang bermain di Liga Premier," kata Klopp. (tribunnews/mba)

Baca juga: Everton Resmi Pecat Pelatih Rafael Benitez, Bakal Digantikan Wayne Rooney?

Baca juga: 4 Pemain Liverpool Akan Pergi Secara Gratis pada Musim Panas Ini, Loris Karius hingga James Milner

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved