Berita Aceh Singkil

Kejari Singkil Tahan Tersangka Korupsi, Pelajar NU Kirim Papan Bunga

Papan bunga yang ditaruh di halaman depan kantor Kejari di kawasan Ketapang Indah, Singkil Utara, tersebut berasal dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama

Editor: bakri
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Ilustrasi korupsi 

SINGKIL - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil mendapat kiriman papan bunga, Selasa (17/5/2022).

Papan bunga yang ditaruh di halaman depan kantor Kejari di kawasan Ketapang Indah, Singkil Utara, tersebut berasal dari Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Pengiriman papan bungat tersebut sebagai bentuk apresiasi atas penahanan tersangka dugaan korupsi pengadaan kapal penumpang Singkil 3 oleh Kejari Aceh Singkil.

"Selamat sukses atas penahanan tersangka pada kasus pengadaan kapal Singkil 3 oleh Ka.

Kajari Aceh Singkil, M Husaini, SH dari PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Aceh Singkil," demikian kalimat dalam papan bungan tersebut.

Kasi Intelejen Kejari Aceh Singkil, Budi Febriandi membenarkan adanya pengiriman karangan bunga oleh PC IPNU dan IPPNU ke kantornya.

Menurut Kasi Intel karangan bungan ini sebagai apresiasi dan support atas kinerja Kejari Aceh Singkil, khususnya bidang pidsus.

"Karangan bunga ini sebagai apresiasi/support atas kinerja Kejari Aceh Singkil khususunya bidang pidsus/tim penyidik yang berhasil mengungkap kasus pengadaan kapal motor penumpang Singkil 3 tahun anggaran 2018 sebesar Rp 1,1 miliar di Dinas Perhubungan Aceh Singkil yang saat ini sudah tahap penyidikan dan sudah ditetapkan dua orang tersangka," kata Budi.

Sebagaimana diketahui Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil, pekan kemarin, telah menetapkan dua tersangka dugaan korupsi pengadaan kapal penumpang Singkil 3 di Dinas Perhubungan Aceh Singkil tahun anggaran 2018.

Baca juga: Hakim Tak Kabulkan Pembebanan Uang Pengganti akibat Korupsi RJ Lino

Baca juga: Mantan Kepala Kantor Pos Peureulak yang Korupsi Dana Taspen Rp 785 Juta Ditangkap

Masing-masing T Direktur CV Dewi Shinta selaku rekanan/penyedia pengadaan kapal Singkil 3 dan EH Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil 2017-2020.

EH sendiri diketahui saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Singkil.

Kajari Aceh Singkil, Muhammad Husaini mengatakan, tersangka T sebagai penyedia tidak memenuhi kontrak.

Sebab barang yang didatangkan tidak sesuai spesifikasi.

Sedangkan EH, perannya menandatangani dan menyusun harga perkiraan sementara (HPS) kapal senilai Rp 1,1 miliar tidak sesuai Perpres yang menyatakan tidak boleh ada persepongkolan.

"Penyedia hanya menyandingkan satu calon penyedia yaitu PT Maju Bangkit," jelasnya.

Perbuatan tersangka tersebut menyebabkan markup.

Lantaran kapal tidak sesuai spesifikasi, hingga menyebabkan kerugian keuangan negara senilai Rp 354.767.413. (de)

Baca juga: Seorang Notaris Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Lahan Bulog

Baca juga: Purnawirawan Kolonel TNI Tersangka Kasus Korupsi Ditahan di Puspomad

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved