Polisi Ciduk 2 Tersangka Pedagang Tulang Gajah, 5 Goni Berisi Tulang Disita

Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa berhasil mengungkap kasus tindak pidana memperdagangkan bagian tubuh satwa yang dilindungi, yakni gajah ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO FOR PROHABA
Kasat Reskrim Polres Langsa, Iptu Imam Aziz Rachman, STK didampingi pihak dari BKSDA (kiri), memperlihatkan tulang gajah yang disita dari dua tersangka. 

PROHABA.CO, LANGSA - Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa berhasil mengungkap kasus tindak pidana memperdagangkan bagian tubuh satwa yang dilindungi, yakni gajah.

Dalam kasus ini, aparat meringkus dua tersangka, yakni MA (37), warga Alue Tho, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur/Lorong Utama Gampong PB Seuleumak,Kecama tan Langsa Baro.

Kemudian, ZU (41), warga Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa.

Kedua pria ini berperan sebagai pembawa tulang gajah untuk dijual.

Sedangkan patu tersangka lainnya berinisial AD, warga Aceh Timur, masih dalam pengejaran dan namanya sudah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Pengungkapan kasus satwa dilindungi ini disampaikan Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro SIK MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Imam Aziz Rachman STK saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Aceh Timur, Selasa (21/6/2022).

Baca juga: Tiga Tersangka Pembunuh Gajah di Bunbun Alas Diciduk, Polisi Buru Pencuri Gading

Baca juga: Polres Aceh Tenggara Tangkap Tiga Tersangka Pembunuh Gajah

Kasat Reskrim menjelaskan, dalam pengungkapan tindak pidana memperniagakan, menyimpan, memiliki kulit, tubuh atau bagian bagian lain satwa yang dilindungi itu, pihak kepolisian menyita 5 goni berisi tulang-belulang gajah dengan berat ratusan kilogram.

Dia merincikan, penangkapan dua tersangka berawal pada tanggal 10 Juni 2022 sekira pukul 21.00 WIB, polisi mendapatkan informasi dari masyarakat.

Bahwa ada dua tersangka, yakni MA dan ZU, hendak menjual tulang gajah yang dimasukkan ke dalam 5 karung goni warna putih.

Tim yang bergerak mengamankan kedua tersangka pelaku dan barang bukti 5 karung goni berisikan tulang gajah, di Jalan Medan- Banda Aceh, Gampong Birem Rayeuk, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur.

“Waktu itu, tersangka MA dan ZU sedang mengendarai sepmor membawa tulang gajah yang sudah mati,” ujarnya.

Iptu Imam Azis menambahkan, kedua tersangka akan membawa tukang gajah itu ke rumah tersangka AD yang kini buron.

Baca juga: 2 Gajah Ditemukan Mati Tanpa Gading

Baca juga: Brutal, Geng Motor Bersamurai Serang Orang di Jalanan Jambi

Kedua tersangka mengaku tulang gajah yang sudah mati itu mereka peroleh dari Am (nama panggilan), yang beralamat di Kecamatan Peureulak, Aceh Timur.

Lalu mereka (tersangka MA dan ZU), membawa tulang gajah ini dengan sepmor hendak dijual melalui AD seharga Rp 150.000/kg.

Apabila berhasil menjual semua tulang gajah yang dibawa tersebut nantinya, tersangka MA dan tersangka ZU akan mendapatkan uang sebesar Rp 7.000.000, dibagi dua.

“Tulang gajah tersebut belum sempat terjual dikarenakan kedua tersangka terlebih dahulu kita tangkap,” paparnya.

Sementara itu, barang bukti yang diamankan dari tersangka MA, antara lain, dua buah karung besar berisi tulang gajah dan satu unit sepeda motor merek Honda Scoopy warna biru BL 5416 DAN.

Kemudian, dari tersangka ZU diamankan barang bukti berupa tiga karung besar berisi tulang gajah dan satu unit sepeda motor merek Honda Vario Techno warna merah BL 3673 FAF. (zb)

Baca juga: Terkait Kasus Migor, Eks Mendag Penuhi Panggilan Kejagung

Baca juga: Restoran Terapung Hong Kong Tenggelam di Laut Cina Selatan

Baca juga: Tiga Tersangka Pembunuh Gajah di Bunbun Alas Diciduk, Polisi Buru Pencuri Gading

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved