TNI AL Tanjungbalai Sita 29 Kg Sabu-sabu dan 60 Ribu Pil Ekstasi

Perairan Asahan memang kerap dijadikan sebagai jalur keluar masuknya barang ilegal asal luar negeri, khususnya peredaran narkoba ...

Editor: Muliadi Gani
Dok. TNI AL
Penyelundupan 29 kg sabu-sabu dan 60 ribu butir pil ekstasi dari Malaysia melalui perairan Asahan digagalkan tim Tim Fleet One Quick Response (F1QR) TNI Angkatan Laut. 

PROHABA.CO, ASAHAN - Perairan Asahan memang kerap dijadikan sebagai jalur keluar masuknya barang ilegal asal luar negeri, khususnya peredaran narkoba.

Hal itu dikarenakan perairan Asahan merupakan pintu terluar Indonesia yang langsung berbatasan dengan Malaysia.

Begitu rentan untuk dijadikan peredaran narkoba terselubung Seperti pada Selasa(21/6/2022), Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjungbalai Asahan (Lanal TBA)

menggagalkan peredaran narkoba di perairan Asahan dengan barang bukti sabu 29 kilogram (Kg) dan 60 ribu butir pil ekstasi.

Barang bukti tersebut diperoleh dari dua orang warga Tanjungbalai yang menyamar sebagai nelayan menuju ke perbatasan Indonesia Malaysia.

Penyeludupan ini dilakukan menggunakan kapal kaluk nelayan dengan menyembunyikan narkotika ke dalam fiber ikan bewarna kuning.

Baca juga: Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu dan Pil Ekstasi

Pangkoarmada I, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah dalam press relisnya di Mako Lanal TBA menjelaskan kedua tersangka tersebut berinisial RS(40) dan S(44) yang merupakan warga Sungai Merbau, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

"Dimana S merupakan nahkoda kapal yang memiliki ABK RS.

Keduanya diketahui merupakan warga Tanjungbalai," kata Laksamana Arsyad, Rabu (22/6/2022).

Ia menjelaskan, pengungkapan ini diketahui berawal dari pengamatan tim Intelejen Lanal TBA yang mengetahui bahwa adanya kapal kaluk nelayan yang akan masuk ke Indonesia dengan menyelundupkan narkotika.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved