Berita Aceh Tengah

PN Takengon Gelar Sidang Lapangan Sengketa Pasar, Kuasa Hukum: Gugatan Perbuatan Melawan Hukum

Perkara kepemilikan lahan Pasar Inpres Takengon saat ini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Takengon

Editor: bakri
FOR PROHABA.CO
Pengadilan Negeri (PN) Takengon melakukan sidang di tempat sengketa kepemilikan tanah lahan Pasar Inpres Takengon, Aceh Tengah, Selasa (28/6/2022). 

TAKENGON - Perkara kepemilikan lahan Pasar Inpres Takengon saat ini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Takengon.

Pihak PN pada Selasa (28/6/2022) kemarin melakukan sidang lapangan atau sidang pemeriksaan setempat.

Sidang tersebut turut dihadiri oleh Majelis Hakim, Panitera Pengadilan Negeri Takengon, Pihak Penggugat dan Tergugat, aparat desa, serta pihak keamanan.

Kasus tersebut terdaftar di Pengadilan Negeri dengan Nomor Perkara: 02/Pdt.G/2022/PN.TKN.

Pihak Penggugat melalui kuasa hukum Ni'mah Kurniasari SH dan Fakhruddin SH dari kantor hukum NK and Assosiates telah melayangkan gugatan ke PN Takengon sejak bulan April lalu.

Pemeriksaan setempat ini dilakukan untuk mengetahui lokasi dan ukuran tanah yang disengketakan.

Amatan Serambi, masyarakat yang berada di badan jalan Sengeda sempat kebingungan melihat kerumunan yang terjadi pada jam 11.20 WIB.

Masyarakat selama ini menduga bahwa pasar itu merupakan milik Pemkab Aceh Tengah.

Kuasa Hukum Penggugat, Ni'mah Kurniasari SH mengatakan, pada hakikatnya pasar tersebut adalah milik pribadi perseorangan.

Baca juga: Empat Gugatan Ditujukan Pada Yusuf Mansur, Sebut Dirinya Pasrah

Baca juga: Mantan ABK Gugat Jokowi ke PTUN, Istana: Gugatan Patut Dihargai

"Ini merupakan gugatan perbuatan melawan hukum, terkait penyelesaian kepemilikan Pasar Inpres Takengon.

Penggugat merasa memiliki alas hak yang cukup kuat untuk mengajukan gugatan tersebut," terang Ni'mah.

Ni'mah menambahkan, perkara tersebut sudah masuk ketahap pembuktian, dan selanjutnya hakim akan memutuskan objek perkara pasar inpres itu milik siapa.

“Sebagai warga negara, hendaknya kita menempuh jalur jalur hukum yang benar dalam memperjuangkan hak," kata Ni'mah.

Juru Bicara Pengadilan Negeri Takengon Bani Muhammad Alif SH kepada Serambi, Rabu (29/6/2022) membenarkan perkara itu sedang dalam proses persidangan.

"Sudah 10 kali perkara itu disidangkan," kata Alif.

Bani Muhammad Alif mengatakan, sidang selanjutnya akan dilaksanakan pada Selasa 5 Juli 2022 mendatang dengan agenda sidang pembuktian pemeriksaan saksi.

"Penggugat ada beberapa orang, ini secara pribadi, yang digugat ada 5 pihak, salah satunya Badan Pertanahan Nasional," ungkap Alif.(rd)

Baca juga: Majikan Adelina Dibebaskan, Pemerintah Dorong Ajukan Gugatan Perdata

Baca juga: Digugat Cerai Angga Wijaya, Dewi Perssik Pertanyakan Keinginan Suaminya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved