Luar Negeri

Pelaku Pembunuhan si Cantik Naira Ashraf Dihukum Mati

Pengadilan Mesir memvonis pelaku pembunuhan Naira Ashraf atas pembunuhan berencana dan menjatuhkan hukuman mati terhadapnya pada Selasa (28/6/2022),

Editor: Muliadi Gani
FOTO AFP
Mohamed Adel, pelaku pembunuhan mahasiswi Universitas Mansoura, Naira Ashraf, dikelilingi oleh penjaga saat ia dibawa keluar, setelah sesi persidangan pertamanya di gedung pengadilan Mansoura, Kairo, 

PROHABA.CO, KAIRO - Pengadilan Mesir memvonis pelaku pembunuhan Naira Ashraf atas pembunuhan berencana dan menjatuhkan hukuman mati terhadapnya pada Selasa (28/6/2022), menurut laporan media lokal.

Naira Ashraf (21), dibunuh pekan lalu oleh Mohammed Adel karena sang gadis menolak lamaran pelaku untuk menikahinya.

Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial yang memicu kemarahan di seluruh negara Arab, Adel terlihat menikam gadis cantik Ashraf secara sangat fatal sehingga mahasiswi Mesir itu tewas di lokasi kejadian di depan universitasnya.

Putusan yang dijatuhkan di Mansoura utara Kairo setelah kasus dibuka pada Minggu (26/6/2922), sekarang akan dirujuk ke ‘grand mufti’, otoritas teologi tertinggi Mesir formalitas dalam kasus hukuman mati.

Putusan akhir akan diumumkan pada 6 Juli, menurut Youm7, sebagaimana dilansir dari Alarabiya News.

“Dia membuat rencana untuk membunuh korban.

Dia memilih waktu ketika Ashraf akan berada di bus menuju universitas untuk ujian,” Youm7 melaporkan mengutip rincian dari file kasus.

Baca juga: Menolak Lamaran Nikah, Naira Ashraf Dihabisi

Baca juga: Calon Pengantin Wanita di Belawan Dirudapaksa dan Dibunuh Oleh Dua Pecandu Sabu

Baca juga: Dampak Angin Kencang, Pohon Tumbang Rintangi Badan Jalan Banda Aceh, Meulaboh Kawasan Gunung Kulu

Tolak lamaran

Lebih lanjut terungkap bahwa pelaku telah membawa pisau, saat dia naik bus yang sama dengan Ashraf dan mengikuti korban, lalu menikamnya beberapa kali sebelum mengenai bagian yang sangat vital dengan tujuan jelas untuk membunuh mahasiswi Mesir tersebut.

Korban sebelumnya telah melaporkan Adel ke pihak berwenang, karena khawatir dia akan menyerangnya, menurut ayahnya dan saksi lainnya kepada AFP.

Dalam sebuah wawancara dengan Al Arabiya pada Minggu (26/6/2022), ibu Ashraf mengatakan Adel menyimpan "dendam" terhadap putrinya dan menambahkan bahwa terdakwa telah melecehkan putrinya selama dua tahun.

Ibu korban juga menolak kesaksian pelaku di pengadilan, di mana Adel mengeklaim bahwa Ashraf mengancamnya, menilai itu sebagai kebohongan.

“Ini bukan cinta. Jika Anda mencintai seseorang, Anda tidak akan melakukan ini padanya.

Dia posesif dan egois,” kata sang ibu.

(Kompas.com)

Baca juga: Gegara Status Facebook, Fajrin Ditikam Teman Sendiri, Pelaku Sembunyi di Rumah Paman

Baca juga: Mantap! Atlet Panjat Tebing Asal Aceh Besar Musauwir Ikut Kejuaraan Dunia di Perancis dan Swiss

Baca juga: Uang Rp 700 Juta Milik Dinas P3AP2KB Way Kanan di dalam Mobil Digondol Maling, Ini Modus Operandinya

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved