Tega! Adik Kandung Bawa Kabur Uang Rp 74 Juta & Motor Milik Abangnya, Polisi Rilis DPO Tersangka

Tega! Kata-kata itu yang pantas disematkan kepada tersangka MRF. Pasalnya, Hendra yang sangat mempercayai adik kandungnya tersebut, justru dikhianati.

Editor: Misran Asri
PROHABA.CO/ROMADANI
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Nurochman Nulhakim SIK, didampingi Kasat Reskrim Iptu Ibrahim (kanan) dan Kasat Narkoba, AKP Wawan Darmawan (kiri) saat konferensi pers, Rabu (15/6/2022) lalu.(Foto ini tidak terkait dengan berita) 

Laporan Romadani | Aceh Tengah

PROHABA.CO, TAKENGON - MRF (33) pria asal Desa Kiran Dayah, Kecamatan Jangka Buya, Pidie Jaya, kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Aceh Tengah.

Tersangka dilaporkan ke Polisi karena membawa lari uang Rp 74 juta beserta sepeda motor Honda Scoopy BL 4559 KAF milik Muhammad Hendra yang tak lain abang kandung tersangka MRF.

Korban sendiri tinggal di Kampung Blang Kolak II, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

Tega! Kata-kata itu yang pantas disematkan kepada tersangka MRF.

Pasalnya, Muhammad Hendra yang sangat mempercayai adik kandungnya tersebut, justru dikhianati.

Polres Aceh Tengah merilis foto DPO kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan terhadap abang kandung.
Polres Aceh Tengah merilis foto DPO kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan terhadap abang kandung. (DOK POLRES ACEH TENGAH)

Baca juga: Buronan Polres Aceh Tengah Dibekuk di Medan

Dari informasi yang diterima, tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukan MRF itu terjadi Rabu (22/6/2022) pagi, setelah Hendra meminta bantuan adiknya MRF menyetor uang Rp 74 juta ke Bank Syariah Indonesia (BSI).

Lalu, korban turut memberikan Honda Scoopy BL 4559 KAF, alat transportasi untuk memudahkan adiknya itu menuju ke bank dan menyetorkan uang.

Bukan hanya uang Rp 74 juta yang dibawa lari, tapi sepeda motor korban ikut digondol oleh tersangka MRF.

Baca juga: Polisi Tembak DPO Begal dan Curanmor

Karena merasa dikhianati oleh adik kandungnya sendiri, akhirnya kasus itupun menggelinding ke pelaporan Polisi Nomor: LPB/68/VI/2022/SPKT/POLRES ACEH TENGAH/POLDA ACEH, tanggal 22 Juni 2022.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Nurochman Nulhakim, SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Ibrahim, SH, MH, mengatakan tanpa menaruh curiga sedikit pun lantas korban menyerahkan uang Rp 74 juta dan sepeda motor Scoopy kepada pelaku untuk menuju ke BSI.

Baca juga: Ingin Menguasai Mobil Mewah, Satu Keluarga Bunuh Sopir Mobil Travel

"Korban sudah melaporkan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dimaksud dalam Pasal 378 Jo Pasal 372 KUHPidana.


Terlapor merupakan adik kandung sendiri," kata Ibrahim, Kamis (30/6/2022).

Kasat Reskrim Polres Aceh Tengah ini menerangkan peristiwa itu berawal pada Rabu (22/6/2022) pekan lalu, sekitar pukul 09.00 WIB.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved