Luar Negeri

Presiden Belarus Klaim Ukraina Serang Negaranya

Presiden Belarus Alexander Lukashenko mengatakan pada Sabtu (2/7), bahwa Ukraina telah mencoba menyerang fasilitas militer di wilayah Belarus ...

Editor: Muliadi Gani
SPUTNIK/MIKHAIL METZEL via AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) berjabat tangan dengan sekutunya, Presiden Belarus Alexander Lukashenko (kanan), dalam pertemuan di Saint Petersburg, Rusia, 25 Juni 2022. 

PROHABA.CO, MINSK - Presiden Belarus Alexander Lukashenko mengatakan pada Sabtu (2/7), bahwa Ukraina telah mencoba menyerang fasilitas militer di wilayah Belarus tiga hari lalu.

Tetapi, kata dia, semua misil atau rudal-rudal dari Ukraina telah dicegat.

Hal ini dilaporkan oleh kantor berita pemerintah Belarus, Belta, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Lukashenko, yang tidak memberikan bukti atas klaim tersebut, mengatakan Belarus tidak menginginkan perang dengan Ukraina.

Namun, dia menyatakan, akan berperang jika wilayahnya sendiri diserbu.

Diberitakan Reuters, Militer Ukraina tidak segera berkomentar.

“Mereka memprovokasi kami.

Baca juga: Libya Rusuh Lagi, Pengunjuk Rasa Bakar Gedung Parlemen

Baca juga: Rusia Tingkatkan Serangannya Usai Jokowi Kunjungi Ukraina

Baca juga: Iriana Temani Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Disebut Pendamping Sejati

Saya harus memberi tahu Anda, tiga hari lalu, mungkin sebelumnya, upaya untuk menyerang fasilitas militer di wilayah Belarus dilakukan dari wilayah Ukraina," kata Lukashenko.

"Tapi, syukurlah, sistem antipesawat Pantsir berhasil mencegat semua rudal yang diluncurkan oleh angkatan bersenjata Ukraina," tambah dia.

Lukashenko mengatakan tidak ada pasukan dari Belarus yang bertempur dalam apa yang disebut Moskwa sebagai operasi militer khusus Rusia di Ukraina.

Belarus adalah negara sekutu dekat Rusia.

Belarus diketahui telah menyediakan wilayahnya sebagai pangkalan militer Rusia saat akan menyerbu Ukraina, 24 Februari 2022.

Tentara Rusia dilaporkan melewati Belarus dari arah utara saat masuk dan berupaya menguasai ibu kota Ukraina, Kyiv, pada hari-hari pertama serangan.

Pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa Moskwa akan memasok rudal-rudal Iskander-M yang mampu membawa senjata nuklir ke Belarus “dalam beberapa bulan ke depan".

(kompas.com)

Baca juga: Ini Dampak Buruk Perang Nuklir Terhadap Bumi

Baca juga: Pertarungan Sengit Intelijen Rusia dengan Amerika Cs di Balik Perang di Ukraina

Baca juga: Lawan Barat, Rusia Pasok Rudal Nuklir ke Belarus

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved