Penyelewengan Dana Desa

Gunakan Uang Desa untuk Pribadi, Jumlahnya Fantastis, Akhirnya Mantan Datok di Aceh Tamiang Ditahan

Mantan Datok Penghulu dan Kaur Keuangan Kampung Tanjung Seumantoh, Karangbaru, Aceh Tamiang, harus mendekam dibalik jeruji besi Polres Aceh Tamiang.

Editor: Misran Asri
PROHABA.CO/RAHMAD WIGUNA
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali memaparkan fakta kejahatan penyelewengan dana desa yang melibatkan dua mantan pejabat Kampung Tanjung Seumantoh, Karangbaru, Aceh Tamiang, Kamis (14/7/2022) 

Mantan Datok Penghulu dan Kaur Keuangan Kampung Tanjung Seumantoh, Karangbaru, Aceh Tamiang, harus mendekam dibalik jeruji besi Polres Aceh Tamiang.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

PROHABA.CO, KUALASIMPANG - Mantan Datok Penghulu dan Kaur Keuangan Kampung Tanjung Seumantoh, Karangbaru, Aceh Tamiang, harus mendekam dibalik jeruji besi Polres Aceh Tamiang.

Penyebabnya, kedua mantan pejabat Kampung Tanjung Seumantoh ini terungkap menggunakan dana desa untuk kepentingan pribadi mereka. 

Tak tanggung-tanggung dana yang digunakan oleh AM dan MZ, mantan Datok Penghulu dan Kaur Keuangan Kampung Tanjung Seumantoh itu.

Jumlahnya cukup fantastis, mencapai Rp 600 juta. 

Baca juga: Diduga Korupsi Dana Desa, Bendahara Gampong Paya Bilie Ditangkap

Fakta Kejahatan yang dilakukan oleh kedua mantan pejabat di Kampung Tanjung Seumantoh itu disampaikan oleh Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali, Kamis (14/7/2022), setelah menetapkan keduanya sebagai tersangka penyelewengan dana desa. 

Tersangka AM dan MZ, pun langsung ditahan di sel Mapolres Aceh Tamiang guna kepentingan proses pemeriksaan.

“Tersangka AM dan MZ telah menyalahgunakan wewenang, sehingga membuat negara mengalami kerugian Rp 600 juta,” kata Imam.

Kapolres Aceh Tamiang ini menekankan pihaknya tegas dalam mengusut kasus itu.

Kapolres Aceh Tamiang_1
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Imam Asfali saat menanyai tersangka korupsi, Kamis (14/7/2022). Kedua tersangka merupakan mantan pejabat Pemerintahan Kampung Tanjung Seumantoh. PROHABA.CO/RAHMAD WIGUNA

Selain menjadi pelajaran bagi pejabat lainnya, penanganan perkara tersebut juga bertujuan untuk mengembalikan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pejabat dalam mengelola keuangan negara.

Baca juga: Keuchik dan Aparat Desa di Simeulue Ditahan Polisi, Diduga Selewengkan Dana Desa

“Kami berharap perkara korupsi ini menjadi pelajaran untuk menghilangkan mosi tak percaya di kalangan masyarakat. Di samping menjadi pelajaran bagi pejabat lainnya,” ungkapnya.

Empat Modus Kejahatan 

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali, menerangkan dalam kasus tersebut polisi menemukan empat modus kejahatan yang dilakukan kedua tersangka.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved