Kasus

Buntut Kasus Meninggalnya Brigadir j, Irjen Ferdy Sambo Dinonaktifkan hingga Dicopot dari Jabatannya

Kasus meninggalnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang terjadi di rumah Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren 3, Jakarta Selatan,

Editor: Muliadi Gani
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kadiv Propam non aktif Irjen Pol Ferdy Sambo tiba di gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Kamis (4/8/2022). 

PROHABA.CO - Kasus meninggalnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang terjadi di rumah Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren 3, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu kini berbuntut panjang.

Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo telah dicopot dari jabatannya oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Kamis (4/8/2022) kemarin.

Sebelum pencopotan, Ferdy Sambo sempat dinonaktifkan dari jabatannya Kadiv Propam pada 18 Juli 2022 lalu.

Selain itu, Ferdy Sambo juga menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan (Jaksel) hingga Bareskrim Polri.

Ferdy Sambo menyebut, dirinya telah diperiksa sebanyak empat kali terkait kematian ajudannya, Brigadir J.

"Saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri.

Pemeriksaan hari ini (Kamis, 4 Agustus 2022) adalah pemeriksaan yang keempat," kata Sambo, dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube kanal YouTube Kompas TV, Jumat (5/8/2022).

Dalam prosesnya, Kapolri  mencopot Irjen Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam berdasarkan surat telegram dengan ST Nomor 1628/VIII/KEP/2022 tanggal 4 Agustus 2022.

Pencopotan dilakukan, untuk mempercepat penanganan kasus Brigadir J.

Kini, Irjen Ferdy Sambo juga dimutasi menjadi perwira tinggi (Pati) di Yanma Polri.

Baca juga: Copot 25 Polisi Terkait Kasus Brigadir J, IPW Sebut Kapolri Sedang Bersih-bersih di Internal Polri

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved