Rabu, 27 Mei 2026

Olahraga

Charles de Ketelaere, si Jangkung Serbabisa dari AC Milan

Charles de Ketelaere, merupakan pesepak bola rekrutan terbaru AC Milan yang menjadi pemain termahal di era Paolo Maldini ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
AFP
Pemain baru AC Milan, Charles de Ketelaere, saat memperkuat Belgia vs Burkina Faso di Brussels pada 29 Maret 2022. Di artikel ini Anda bisa membaca profil Charles de Ketelaere. 

PROHABA.CO - Charles de Ketelaere, merupakan pesepak bola rekrutan terbaru AC Milan yang menjadi pemain termahal di era Paolo Maldini.

AC Milan di ambang menyelesaikan transfer pemain muda berbakat asal Belgia ini dalam waktu dekat.

Ia dijadwalkan menjalani tes medis pada Rabu (3/8/2022) pagi waktu setempat dan menandatangani kontrak.

Charles De Ketelaere disebut akan diikat Milan dengan kontrak 5 tahun hingga 2027.

Pemuda yang diproyeksikan mengisi pos ‘trequartista’ alias penyerang lubang AC Milan tersebut didatangkan dengan biaya total senilai 36 juta euro, sudah termasuk bonus.

Label tersebut membuat Charles De Ketelaere sebagai rekrutan termahal Paolo Maldini, Direktur Teknik AC Milan.

Charles merupakan produk akademi Club Brugge.

Ia bergabung dengan klub kota kelahirannya tersebut pada usia tujuh tahun.

Charles De Kataelere kecil memilih untuk menekuni sepak bola walau ia juga menunjukkan bakat di tenis dengan berhasil memenangi beberapa turnamen regional.

Baca juga: Kevin De Bruyne Berjaya Saat Cristiano Ronaldo Absen

Masa muda De Kataelere tak mudah karena pertumbuhan badannya yang cepat membuat ia beberapa kali mengalami cedera dan mencegah momentum perkembangan sang pemain.

Barulah skill sang pemain keluar sepenuhnya ketika ia mencapai tinggi 192 cm pada usia 18 tahun.

De Ketelaere mengundang perhatian publik Belgia secara keseluruhan saat tampil bagi Brugge pada laga kontra Paris Saint-Germain (PSG) dua tahun lalu.

Ia dijuluki “Prince Charles” oleh media-media Belgia yang mengagumi permainannya yang elegan, kreatif, dan penuh bakat teknis.

Sang pemain menjadi pesepak bola kelima sepanjang sejarah yang memenangi penghargaan “Talent of the Year” di Belgia.

Ia mengikuti jejak Romelu Lukaku dan petenis Kim Clijsters untuk memenangi penghargaan ini.

Di luar lapangan, De Kataelere dikenal sebagai figur rendah hati dan jauh dari gemerlap seorang pesepak bola muda.

Hingga pertengahan 2021 dia masih tinggal dengan ibunya dan cukup terganggu apabila mulai dikenali publik dan ditagih selfi e di jalanan.

Baca juga: Ibrahimovic Membanding Paolo dan Daniel Maldini

Ia juga sempat belajar hukum walau studinya harus dihentikan karena karier.

“Charles tak ingin terkenal.

Ia adalah pemain sederhana,” ujar jurnalis Belgia, Frans Buyse, kepada BBC.

“Ia tak pernah gugup, segalanya menjadi terlihat mudah di lapangan.

” Salah satu hal paling menarik dari De Kataelere adalah dirinya sangat fleksibel dan bisa memainkan berbagai peran di lini depan.

Menurut Transfermarkt, ia memainkan mayoritas laga bagi Brugge sebagai penyerang ujung tombak (47 kali), tetapi dirinya juga pernah merumput sebagai gelandang serang (13 kali), pemain sayap kiri (11), sayap kanan (9), second striker (7) dan bahkan gelandang tengah (13).

Secara total, ia merumput 133 kali bagi klubnya tersebut dan mencetak 29 gol serta 21 assist.

Terkait posisi sang pemain, Buyse menambahkan bahwa kecerdasan sang pemain membuatnya bisa merumput di hampir semua slot menyerang tergantung kebutuhan pelatih.

“Posisi terbaik Charles ada di ‘nomor 10’, tetapi pemain bintang Brugge, Hans Vanaken, bermain di sana,” tuturnya melanjutkan.

Baca juga: Ibrahimovic Rela Terima Gaji Kecil demi Bisa Semusim Lagi di AC Milan

“Jadi, ia berpindah-pindah posisi, di lini depan, di sayap, dan bahkan di bek kiri.

Akhir-akhir ini ia menikmati diri di kotak penalty, tetapi kekuatan terbesarnya adalah menguasai bola di lapangan tengah.”

Mirip De Bruyne Jika bermain dari tengah lapangan, Buyse membandingkan De Kataelere dengan ‘playmaker’ hebat Belgia sekarang, Kevin de Bruyne.

“Gaya bermainnya mirip dengan De Bruyne,” tuturnya.

“Ia cerdas dan mempunyai visi hebat dan jangkauan operan super.

Gaya dribelnya mirip dengan De Bruyne,” tambahnya.

Hal serupa pun diutarakan oleh jurnalis Belgia lainnya, Sven Claes.

“De Bruyne dan De Ketelaere punya koneksi bagus dan mereka mencari satu sama lain di lapangan,” ujarnya.

“De Bruyne tampak mengambil peran sebagai seorang ayah baginya.

Suporter setia Club Brugge, Henk Vanhee, pun mengutarakan kebahagiaannya terhadap perkembangan sang pemain.

“Kami sangat bangga terhadap Charles.

Kualitas tekniknya luar biasa, sentuhan- sentuhan cerdasnya mengakselerasi permainan. Ia akan mencapai puncak,” ulas Henk Vanhee.

(Kompas.com)

Baca juga: Tenggelam, Nelayan di Singkil dan Alue Naga Belum Ditemukan

Baca juga: Sansone Minta Direkrut AC Milan Usai Kirim Mimpi Buruk ke Inter

Baca juga: Jelang Pemeriksaan sebagai Tersangka Penganiayaan, Ayu Aulia Masuk Rumah Sakit

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved