Kriminal

Terlilit Utang, Penjaga Kos Gadaikan 3 Motor Majikan

Polisi menangkap MA (27), warga Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta karena menggelapkan 3 unit sepeda motor milik bosnya sendiri di Padukuhan Ngebel

Editor: Muliadi Gani
STOCKPHOTO/D-KEINE
ILUSTRASI penangkapan pelaku kejahatan. 

PROHABA.CO, YOGYAKARTA - Polisi menangkap MA (27), warga Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta karena menggelapkan 3 unit sepeda motor milik bosnya sendiri di Padukuhan Ngebel, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Bantul.

Kapolsek Kasihan AKP Satrio Arif Wibowo mengatakan, kasus ini bermula saat MA menjadi penjaga sebuah kos di Padukuhan Ngebel.

MA meminta kepada pemilik kos agar disediakan sepeda motor untuk memudahkan operasional pada Desember 2021 lalu.

“Oleh pemilik kos dipinjami dua unit kendaraan,” kata Satrio saat dihubungi melalui telepon Kamis (11/8).

Baca juga: Inul Daratista Gadai Sertifikat Rumah Untuk Pertahankan Bisnis Karaoke

Pemilik kos yang tidak mengecek keberadaan sepeda motor, lalu menitipkan satu unit lagi yang rencananya akan digunakan adik korban untuk kuliah.

Saat korban datang dan mengecek keberadaan sepeda motor, ternyata semuanya tidak ada di lokasi.

Bahkan setelah ditelusuri ternyata digadaikan di wilayah Sleman.

“Untuk kerugian korban mencapai sekitar Rp 20 juta,” kata dia.

Satrio mengatakan, karena tidak ada itikad baik dari pelaku, akhirnya korban melaporkan ke Polsek Kasihan.

Baca juga: Penggelapan Uang Perusahaan yang Dilakukan FM, Sopir yang Ingin Bunuh Diri Akan Dilaporkan ke Polda

Baca juga: Korupsi di Asabri, Teddy Divonis 12 Tahun Penjara

Polisi langsung melakukan penyelidikan, dan Pelaku diamankan di Tamantirto, Kasihan, Bantul. Senin (1/8) dini hari.

“Untuk barang bukti 3 sepeda motor milik korban berhasil diamankan di Sleman,” kata dia.

Adapun alasan pelaku menggadaikan tiga unit sepeda motor, karena MA terlilit hutang, dan uang tersebut untuk membayar.

MA disangkakan pasal 378 KUHP tentang penipuan serta pasal 372 KUHP tentang penggelapan. 

“Ancaman hukumannya maksimal empat tahun penjara,” kata Satrio. (kompas.com)

Baca juga: Dugaan Tindak Penggelapan Uang Dan Pemalsuan Surat, Manajer Denny Sumargo Resmi Jadi Tersangka

Baca juga: Usai Kabur ke Singapura, Kini Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa Terbang ke Thailand

Baca juga: Ingin Panjang Umur dan Bahagia, Terapkan 5 Gaya Hidup Sehat Ini

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved