Berita Aceh Selatan

Aceh Masuk Puncak Kemarau, Kebakaran Lahan Terjadi di Trumon Aceh Selatan, 100 Pohon Sawit Terbakar

Sebagian besar wilayah Aceh mulai memasuki puncak musim kemarau, sehingga masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang berdampak

Editor: Misran Asri
DOK BPBD Aceh Besar
Ilustrasi kebakaran lahan - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Gampong Keude Trumon, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (14/8/2022) sore, sekitar pukul 17.49 WIB. 

Sebagian besar wilayah Aceh mulai memasuki puncak musim kemarau, sehingga masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat berdampak memunculkan keebakaran.

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

PROHABA.CO, TAPAKTUAN - Sebagian besar wilayah Aceh mulai memasuki puncak musim kemarau, sehingga masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat berdampak memunculkan keebakaran.

Tindakan itu, tidak membakar sampah tanpa pengawasan atau membuka lahan, lalu sisa pohon dan dahah-dahan yang dibersihkan selanjutnya dibakar, tentu hal itu dapat memunculkan kebakaran.

Peringatan itu telah disampaikan sehari sebelumnya oleh Kepala Seksi Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Zakaria Ahmad, Sabtu (13/8/2022). 

Ia mengatakan, hampir menyeluruh daerah di Aceh mulai memasuki puncak musim kemarau.

Puncak kemarau ini terjadi sejak Agustus hingga akhir September 2022. 

Baca juga: Aceh Mulai Masuk Puncak Kemarau, Potensi Kebakaran Cukup Besar, BMKG Ingatkan Hall ini

"Bulan Agustus ini memang di Aceh sudah masuk puncak musim kemarau. Dan diperkirakan terjadi hingga akhir September nanti," kata Zakaria saat dikonfirmasi Serambinews.com, Sabtu (13/8/2022).

Tadi sore, Minggu (14/8/2022) sekitar pukul 17.49 WIB, dampak masuknya musim kemarau ditandai oleh kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gampong Keude Trumon, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan.

Baca juga: Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Aceh Besar, Ini Imbauan Kalaksa BPBD ke Masyarakat

Menurut keterangan anggota pemadam kebakaran (Damkar) Aceh Selatan di lapangan, lahan yang terbakar itu merupakan lahan gambut.

Bahkan, sebagian lahan yang dilalap api tersebut sudah produktif seperti ditanami kelapa sawit.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Selatan, H Zainal A, SE, MSi, melalui petugas Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan menjelaskan, pada Minggu (14/8/2022) pukul 05.49 WIB, telah terdeteksi titik api atau hot spot melalui aplikasi Lapan Fire Hostspot.

Titik api tersebut terpantau pada Kordinat Bujur: 97.63585663 Lintang : 2.77776098, yang berada di Parepare. 

"Setelah dilakukan penyisiran dan penelusuran, posisi titik api ditemukan berada di Desa Keude Trumon, Kecamatan Trumon,” kata H Zainal.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved