Kasus

LPSK: Istri Ferdy Sambo Alami Gangguan Jiwa, Penyidik Mulai Bidik Perannya

Adanya temuan masalah kesehatan jiwa itu, membuat LPSK tidak bisa memeriksa Putri Candrawathi atas laporannya sebagai korban kekerasan seksual ...

Editor: Muliadi Gani
Kolase/Istimewa
Putri Candrawathi Istri Irjen Ferdy Sambo 

Ketika seseorang mengalami gangguan mental, yang sifatnya intens terjadi tekanan cukup siginfikan dalam diri kita.

"Pasti mengganggu dalam kehidupan. Dia sudah tidak bisa lagi melakukan hal-hal yang biasa.

Baca juga: Ternyata Ini Peran AKBP Jerry Siagian dalam Kasus Irjen Ferdy Sambo Hingga Dirinya Ikut Dicopot

Bukan karena dia tidak bisa melakukan, melainkan karena dia tidak ada energinya dan perubahan suasana hati," ungkapnya saat diwawancarai Tribunnews, Selasa (16/8/2022).

Kemudian dampak yang lebih jauh adalah dapat menganggu komunikasi dan interaksi dengan orang sekitarnya.

Yang bersangkutan tidak bisa mengutarakan pendapatnya.

Ditambah ada gangguan mental lain yang menyertai. Seperti depresi kronik, atau delusional.

"Nanti muncul pikiran tidak wajar.

Bahkan PTSD tidak disikapi penanganan medik dan terapi yang benar bisa berujung pada upaya mengakhiri hidup.

Efeknya bisa fatal kalau tidak dibantu untuk diselesaikan," tegas Joice.

Proses penyembuhan tergantung pada karakter bawaan orang tersebut dan peristiwa traumatik yang telah terjadi.

"Contoh, ada orang terkasih meninggal karena kecelakaan.

Bagi setiap orang beda-beda penghayatannya.

Baca juga: Kabareskrim Indikasikan Tak ada Pelecehan Saat Brigadir J Ditembak

Sedalam apa sih, setakut apa, sesedih apa berbeda-beda, kedalaman PTSD nya juga berbeda-beda.

Itu mengapa, proses atau cara, metode pemulihan akan berbeda-beda setiap orang," kata Joice menambahkan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved