Penemuan Ladang Ganja

BNN Aceh Temukan 4,5 Ha Ladang Ganja di Lereng Gunung Seulawah, 95 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan

Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Aceh menemukan ladang ganja seluas 4,5 hektare (Ha) di lereng bukit Gunung Seulawah, Aceh Besar.

Editor: Misran Asri
FOTO FOR PROHABA
Ilustarasi - Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Aceh menemukan ladang ganja seluas 4,5 hektare dan terdapat 95 ribu batang ganja di lereng bukit Gunung Seulawah, Aceh Besar. 

Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Aceh menemukan ladang ganja seluas 4,5 hektare (Ha) di lereng bukit Gunung Seulawah, Aceh Besar.

Laporan Hendri | Aceh Besar

PROHABA.CO, JANTHO - Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Aceh menemukan ladang ganja seluas 4,5 hektare (Ha) di lereng bukit Gunung Seulawah, Aceh Besar.

Dari seluas 4,5 hektare ladang ganja yang ditemukan itu terdapat sebanyak 95 ribu batang ganja yang ditanami di sana dan langsung dimusnahkan di lokasi, Senin (22/8/2022).

Operasi pemusnahan ladang ganja dipimpin langsung Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, Brigjen Pol Drs Heru Pranoto, MSi yang turut dibantu personel TNI dan Polri.

Untuk menuju ke ladang ganja yang tak bertuan itu, Tim BNN Aceh harus menaklukkan jalan rusak dan curam, menggunakan mobil.

Jarak tempuh untuk sampai ke lokasi menggunakan mobil mencapai perjalanan sekitar satu jam lebih.

Sejumlah mobil yang dinaiki petugas gabungan harus terhenti di lereng gunung, karena ruas jalan yang dilalui mulai memasuki semak-semak.

Solusinya tim gabungan harus berjalan kaki melintasi semak belukar dan jalan terjal dan curam kurang lebih sekitar 15 menit.

Baca juga: Petugas Gabungan Temukan Ladang Ganja di Pegunungan Lamteuba, Ribuan Batang Ganja Dimusnahkan   

Baca juga: Pemilik Ladang Ganja di Batu Itam Tapaktuan Diamankan, Ini Barang Bukti Yang Berhasil Disita Polisi

Baca juga: Polisi Musnahkan 6 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara, Terkait Kasus Lampung

Ladang ganja tersebut berada di dua titik terpisah. Dengan ketinggian tanaman ganja lebih dari 1,5 meter.

Pemusnahan dilakukan dengan mencabut dan selanjutnya membakar tanaman terlarang tersebut.

Kepala BNN Aceh, Brigjen Pol Heru Pranoto mengatakan pemusnahan ladang ganja di sekitar kaki Gunung Seulawah Agam bukan kali ini saja, akan tetapi sudah sering dilakukan.

"Pemusnahan ini untuk kesekian kalinya, baik dilakukan BNN Provinsi Aceh, BNN RI, Bareskrim Polri, maupun Polda Aceh dan jajaran," kata Brigjen Pol Heru Pranoto.

Meski demikian, pihaknya terus melakukan untuk memutuskan mata rantai peredaran dan penyalahgunaan ganja, baik di Aceh maupun luar Aceh.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved