Kriminal

Lagi, Polres Pidie Temukan 2.600 Batang Ganja di Tangse, Ditanam di Tiga Lokasi

Kebun ganja itu ditemukan dalam Operasi Antik Seulawah II Tahun 2022 di area perkebunan kawasan pegunungan Gampong Alue Calong, Kecamatan Tangse, ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO FOR PROHABA
Kasat Narkoba Polres Pidie, AKP Rahmat, memperlihatkan tanaman ganja yang ditemukan di pegunungan Alue Calong, Kecamatan Tangse, Pidie, seluas 3 hektare, Selasa (23/8/2022). 

PROHABA.CO, SIGLI - Hanya berselang tigahari, Tim Gabungan PolsekTangse bersama Sat Resnarkoba Polres Pidie kembali menemukan ladang ganja seluas 3 hektare (ha), Selasa (23/8/2022).

Kebun ganja itu ditemukan dalam Operasi Antik Seulawah II Tahun 2022 di area perkebunan kawasan pegunungan Gampong Alue Calong, Kecamatan Tangse, Pidie.

Sebelumnya, Polres Pidie juga menemukan ladang ganja seluas 2 ha di kawasan pegunungan Gampong Kebun Nilam, Kecamatan Tangse.

“Pohon ganja yang ditemukan itu langsung dicabut dan dibakar di lokasi. Sebagian dijadikan sampel,” kata Kapolres Pidie, AKBP Padli SIK, melalui Kasat Narkoba, AKP Rahmat, kepada Prohaba, Rabu (24/8/2022).

Ia menjelaskan, ganja yang ditemukan di kawasan perkebunan Alue Calong itu ditanam di tiga lokasi.

Baca juga: Baru 3 Hari Lalu Penemuan Ladang Ganja, Polres Pidie Kembali usnahkan 2.600 Batang Ganja di Tangse

Baca juga: BNN Aceh Temukan 4,5 Ha Ladang Ganja di Lereng Gunung Seulawah, 95 Ribu Batang Ganja Dimusnahkan

Baca juga: 10 Tahun Nikah, Wajah Suami Carissa Putri Masih Misterius

Pertama, di areal seluas 1 ha ditemukan sekitar 1.000 batang ganja dengan tinggi 1 hingga 2 meter.

Kemudian, di lokasi kedua pada area seluas 1 ha, ditemukan 700 bibit ganja yang berusia 1 bulan, dengan tinggi 30 hingga 40 cm.

Selanjutnya, di ladang seluas 1 ha, ditemukan 900 batang ganja setinggi 80 cm hingga 150 cm.

“Untuk sampel, disisakan 25 batang ganja sebagai barang bukti (BB) dan 50 batang bibit ganja juga sebagai sampel untuk proses penyelidikan,” ujarnya.

Dalam penemuan ladang ganja itu, pemiliknya tak ditemukan oleh polisi.

Diduga ia kabur duluan begitu tahu ada polisi yang datang ke areal perkebunannya.

AKP Rahmat mengimbau masyarakat yang mengetahui adanya petani menanam ganja di kawasan itu agar segera dilaporkan kepada kantor polisi terdekat. (naz)

Baca juga: Petugas Gabungan Temukan Ladang Ganja di Pegunungan Lamteuba, Ribuan Batang Ganja Dimusnahkan   

Baca juga: Pemilik Ladang Ganja di Batu Itam Tapaktuan Diamankan, Ini Barang Bukti Yang Berhasil Disita Polisi

Baca juga: Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan TPA, Tim Penyidik Kejari Sabang Geledah 4 Jam Kantor DLHK

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved