Kriminal

Terungkap Motif Pemerkosaan Mama Muda di Percut Sei Tuan

Pelaku pemerkosaan dan perampokan mama muda berinisial DS di Percut Sei Tuan akhirnya ditangkap dan ditembak polisi. Pelaku pemerkosaan dan ...

Editor: Muliadi Gani
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Pemerkosaan Mama Muda - Tampak terduga pelaku rudapaksa dan perampokan mama muda berinisial DS di kawasan Kecamatan Percut Seituan, Selasa (23/8/2022). 

PROHABA.CO, MEDAN - Pelaku pemerkosaan dan perampokan mama muda berinisial DS di Percut Sei Tuan akhirnya ditangkap dan ditembak polisi.

Pelaku pemerkosaan dan perampokan mama muda ternyata tak cuma satu orang, melainkan tiga orang.

Polrestabes Medan pun merilis perkara dan pelaku pemerkosaan dan perampokan mama muda ini.

Satu pelaku berinisial MAG yang ditangkap dan ditembak masih relatif muda, 21 tahun.

MAG pun membongkar motif dari perbuatan biadab dan keji itu, serta menyatakan blakblakan bahwa tetangga korban adalah otak di balik aksi kriminal mereka.

Meski kakinya sudah ditembak oleh polisi, MAG tidak mengaku telah melakukan tindakan asusila kepada korban.

Saat ditanyai, pelaku berinisial MAG melakukan perampokan tersebut bersama dengan dua orang rekannya berinisial D dan B, yang saat ini sedang diburu oleh pihak kepolisian.

Baca juga: TRAGIS! Sendirian di Rumah, Ibu Muda Ini DIrampok & Dirudapaksa oleh Pelaku di Bawah Ancaman Pisau  

Kepada wartawan, MAG yang merupakan warga Kecamatan Batang Kuis ini mengaku, melakukan perbuatan tersebut karena terdesak ekonomi.

"Yang manjat aku sama D, dibawa orang itu. Untuk ekonomi.

Tiga pelakunya, aku, D sama B," kata MAG di hadapan wartawan, Rabu (24/8/2022).

"Saya sama D berdua masuk ke dalam, si B ini di depan rumah D nunggu," sebutnya.

MAG menjelaskan, setelah berhasil masuk ke dalam rumah, ternyata korban terbangun dari tidur dan keluar dari kamarnya.

"Pertama korban nggak tau kami masuk, tiba-tiba dia dengar suara lalu kebangun," ungkapnya.

Kemudian, setelah menyadari aksinya diketahui oleh korban.

MAG langsung menyekapnya membawa nya ke dalam kamar mandi.

Baca juga: Setelah Digerebek, Barak Narkoba Dekat Sky Garden Kembali Dibuka

Menurut pelaku, saat itu ia hanya mengikat pelaku di dalam kamar mandi dan tidak ada melakukan tindakan asusila kepada korban.

"Nggak ada ku perkosa, subuh-subuh itu.

Saya bawa ke kamar mandi, saya ikat, nggak ada di telanjangi," bebernya.

Ia menjelaskan, setelah itu ia kabur membawa sepeda motor jenis Honda Scoopy milik korban.

"Saya pergi langsung bawa motor.

Saya keluar pakai scopy itu, pakai helm merah," ungkapnya.

Pria berusia 21 ini juga mengatakan, bahwa otak pelaku dari kejadian ini adalah pelaku D yang kini telah melarikan diri.

Ia juga membeberkan, pelaku D merupakan tetangga dari korban.

"D inilah dia otak pelaku. D yang tahu, karena tetanggaan sama korban, cuma beda empat rumah," sebutnya.

Baca juga: Seorang Ibu Muda Tega Aborsi Kandungannya yang Sudah Berusia 4 Bulan, Pemicunya Sangat Sepele

Kemudian, setelah kejadian itu mereka berkumpul di depan rumah pelaku D dan menyerahkan hasil kejahatannya kepada B.

"Si B ini di depan rumah D nunggu, yang jual motornya dan handphone nya si B, dia bawa pigi semua duitnya," ungkapnya.

MAG mengaku merasa kesal dengan kedua temannya ini, karena belum mendapatkan apapun dari hasil kejahatan yang dilakukan.

Ia pun berharap, agar kedua pelaku ini segera ditangkap oleh polisi.

"Saya kesal sama B, duit motor dibawa dia semua, belum dapat hasil apapun.

Saya nyari mereka keliling-keliling, nggak tahunya saya yang ditangkap, padahal mereka sudah lari," tuturnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa dirinya telah menikah dan istrinya sedang hamil tiga bulan.

Ia juga mengaku pernah masuk penjara kasus narkoba.

(tribun-medan.com)

Baca juga: Ibu Muda Lempar Anaknya ke Sumur, Panik Saat Merasa Kehilangan

Baca juga: Jelang Pensiun, Seorang PNS di Sabang Ini Lakukan Pelecehan Terhadap Lima Anak Didiknya

Baca juga: Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan TPA, Tim Penyidik Kejari Sabang Geledah 4 Jam Kantor DLHK

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved