Haba Medan

Dilaporkan Hilang Tiga Hari Lalu di Sungai, Penggembala Kerbau Ditemukan Meninggal Dunia

Johan Lumbantoruan (32) seorang pengembala kerbau yang dilaporkan hanyut tiga hari lalu di Sungai Parhasioran Aek Sidoras, Desa Sigumbang,

Editor: Misran Asri
FOTO KIRIMAN WARGA
Iustrasi pencarian korban tenggelam - Johan Lumbantoruan (32) seorang pengembala kerbau yang dilaporkan hanyut tiga hari lalu di Sungai Parhasioran Aek Sidoras, Desa Sigumbang, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara ditemukan meninggal, Selasa (30/8/2022). 

Johan Lumbantoruan (32) pengembala kerbau yang dilaporkan hanyut tiga hari lalu di Sungai Parhasioran Aek Sidoras, Desa Sigumbang, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, ditemukan meninggal, Selasa (30/8/2022).

PROHABA.CO - Johan Lumbantoruan (32) seorang pengembala kerbau yang dilaporkan hanyut tiga hari lalu di Sungai Parhasioran Aek Sidoras, Desa Sigumbang, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara ditemukan meninggal, Selasa (30/8/2022).

Pihak Pos SAR Parapat korban atas nama Johan Lumbantoruan (32), seorang laki-laki, beralamat di Desa Sigumbang, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara.

Koordinator Pos SAR Parapat, Hisar Turnip mendapatkan informasi adanya masyarakat yang hanyut dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Taput.

Korban tersebut dikenal masyarakat sekitar seorang penggembala kerbau.

Selanjutnya, ia juga menuturkan perihal medan pencarian yang relatif sulit dilalui saat proses pencarian hingga evakuasi korban.

"Kalau informasi dari Tim SAR, medannya cukup sempit kita lanjut operasi SAR di hari kedua bersama Tim SAR gabungan dengan masyarakat dan juga pihak kepolisian dan TNI serta pemerintah," ujar Hisar Turnip dalam video yang diperoleh tribun-medan.com, Selasa (30/8/2022).

Jasad korban ditemukan pada pagi hari dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca juga: MIRIS! Bocah 12 Tahun Meninggal Tenggelam, Diduga tak Bisa Berenang

Baca juga: Dua Pria Pencari Kerang di Muara Krueng Sabee Aceh Jaya Meninggal Tenggelam, Keduanya Asal Medan

Baca juga: Boat yang Dinaiki Pangantin Dari Siantar Terbalik & Tenggelam di Sungai Simpang Jernih Aceh Timur

"Pukul 9.00 WIB, korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga," sambungnya.

"Estimasi waktu yang dibutuhkan dalam evakuasi ada sekitar 50 menit," terangnya.

"Jumlah korban 1 orang. Kita dapatkan informasi dari pihak BPBD Taput dan kita segera ke lokasi kejadian," ujar Koordinator Pos SAR Parapat Hisar Turnip, Selasa (30/8/2022).

Sebelumnya, ia mengutarakan perihal kronologi kejadian.

"Pada hari sabtu tanggal 27 Agustus 2022 pukul 17.30 WIB korban pergi ke ladang untuk menggembalakan kerbau dan seperti biasa korban memarkirkan sepeda motornya di dekat ladangnya dan tak pulang," tuturnya.

Baca juga: 2 Warga Tenggelam Saat Memancing, Jatuh dari Tebing

"Diduga korban tersebut hanyut di sungai terbawa arus Aek Sidoras, kemudian keluarga korban melapor ke pihak BPBD Taput serta diteruskan ke Kantor Pencarian Pertolongan Medan untuk meminta bantuan SAR," pungkasnya.(cr3/tribun-medan.com)

Baca juga: Memancing di Kawasan Makam Poe Teumeurehom, Dua Warga Aceh Jaya Dilaporkan Tenggelam

Baca juga: Tenggelam, Nelayan di Singkil dan Alue Naga Belum Ditemukan

Baca juga: Bocah Kelas 1 SD Meninggal Tenggelam di Kolam Renang, Setelah Ditinggal Orangtuanya ke Kamar Mandi

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Tiga Hari Hilang, Penggembala Kerbau Ditemukan Sudah Tak Bernyawa,

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved