Kriminal

Demi Rp 250 Juta, Enam Oknum TNI dan Warga Sipil Mutilasi 4 Orang di Mimika, Papua

Enam orang oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan empat orang warga sipil di Mimika, Papua ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berkomplot ...

Editor: Muliadi Gani
THINKSTOCK
ilustrasi senjata. Modus pembunuhan dan mutilasi para pelaku berpura-pura menjual senjata api. 

Mereka yakni APL, DU, R, dan RMH.

Para pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana.

Baca juga: Ketika Anggota KKB Mengokang Senpi, Suaranya Terdengar Aparat”

"Kalau motifnya perampokan.

Ya, ada (unsur pembunuhan berencana) makanya kita kenakan Pasal 340 jo Pasal 55, 56 atau 338 dan atau 365 perampokan (KUHP)," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Polda) Papua Kombes Faizal Ramadhani saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (29/8).

Faizal mengatakan, perampokan berujung pembunuhan tersebut bermula saat para pelaku berpura-pura menjual senjata api.

Korban berjumlah empat orang tergiur hingga datang dan membawa uang Rp 250 juta.

"Keempat korban dipancing oleh pelaku untuk membeli senjata jenis AK 47 dan FN seharga Rp 250 juta," ujar Faizal.

Pada 22 Agustus 2022 sekitar pukul 21.50 WIT, di SP 1, Distrik Mimika Baru, para pelaku bertemu dengan korban dan membunuh mereka.

Setelah melakukan pembunuhan, selanjutnya para pelaku memasukan jenazah ke dalam mobil korban dan membawanya ke Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, untuk dibuang.

Pelaku lebih dulu memasukkan korban ke dalam karung.

Baca juga: AC Milan Rekrut Malick Thiaw, si Cepat yang Cuma Kalah dari Ibra

"Sebelum dibuang, keempat korban semuanya dimutilasi dan dimasukan ke dalam enam karung," kata dia.

Pada Jumat (26/8) dan Sabtu (27/8/2022) dua jenazah korban ditemukan dengan posisi berdekatan di Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, Mimika, Papua.

Jenazah korban ketiga ditemukan Senin (29/8) malam.

Sedangkan jasad korban keempat hingga kini masih dicari.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved