Indonesia dan Malaysia Akan Terhubung Jembatan 120 Km

Indonesia dan Malaysia akan dihubungkan dengan jembatan atau terowongan sepanjang 120 kilometer, yang dikembangkan dengan kerja sama sektor swasta ...

Editor: Muliadi Gani
Unsplash/Manuel Mnvx
Ilustrasi jembatan. Indonesia dan Malaysia Akan Terhubung Jembatan 120 Km 

PROHABA.CO, KUALA LUMPUR - Indonesia dan Malaysia akan dihubungkan dengan jembatan atau terowongan sepanjang 120 kilometer, yang dikembangkan dengan kerja sama sektor swasta.

Media Pemerintah Malaysia Bernama pada Kamis (8/9) melaporkan, jembatan tersebut akan menghubungkan Telok Gong di Masjid Tanah, Melaka, Malaysia, dengan Dumai di Sumatera.

Ketua Panitia Penanaman Modal, Industri, Pengembangan Wirausaha, dan Koperasi Melaka Ab Rauf Yusoh mengatakan, pembangunan yang diusulkan ini akan berupa terowongan atau jembatan dan bakal memakan waktu penyelesaian 20 tahun.

Baca juga: Jembatan Gantung di Probolinggo Putus, 36 Siswa SMP Jatuh ke Sungai, Belasan Korban Terluka

Ia menambahkan, setelah jembatan selesai akan berdampak besar pada perkembangan ekonomi kedua negara.

“Usulan proyek tersebut sudah diajukan oleh pihak swasta dan kedua negara pada prinsipnya telah sepakat melakukan studi rinci mengenai hal tersebut,” terangnya dikutip dari Channel News Asia pada Jumat (9/9).

“Dari pihak pemerintah negara bagian, kami membawa semua instansi pemerintah untuk mengunjungi daerah rute baru yang diusulkan akan dibangun kemarin,” lanjutnya kepada wartawan setelah wawancara di salah satu stasiun radio Melaka.

Baca juga: Tinggalkan Suami Sah, Wanita Gresik Dihabisi Lelaki yang Menikahinya

Baca juga: Jembatan Ambruk Saat Diresmikan, Para Pejabat Tercebur ke Sungai

Ab Rauf juga menerangkan, proyek yang akan dibangun dengan konsep “One Belt, One Road” ini akan menjadi ikon baru bagi Malaysia dan Indonesia.

Proyeknya juga akan melibatkan pembangunan infrastruktur lainnya, termasuk area penyebaran lalu lintas dan kompleks imigrasi, bea cukai, karantina, serta keamanan.

Selain itu, kawasan industri baru akan dikembangkan secara bertahap di Masjid Tanah seluas sekitar 2.023 hektare, kata Ab Raud.

Pengembangan kawasan tersebut akan dilakukan oleh Melaka Corporation dan diharapkan juga berkontribusi pada pembukaan kota baru di Masjid Tanah.

(kompas.com)

Baca juga: Jembatan Darurat di Bireuen Ambruk, Satu Mobil Masuk Jurang

Baca juga: Perang Sanksi Sebabkan Hubungan Jerman-Rusia Paling Buruk Sejak Perang Dunia II

Baca juga: Kalah Saing dengan Laptop Lain, Google Hentikan Produksi dan Bubarkan Tim Proyek Pixelbook

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved