Buat Laporan Palsu Mengaku Diculik, Disekap Hingga Dianiaya, Ini Fakta Sebenarnya

Viral di media sosial, seorang pria berinisial MF (27) mengaku dicullik, disekap hingga alami penganiayaan di kawasan Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (13/9

Editor: Misran Asri
Istimewa
Ilustrasi penganiayaan - Seorang pria viral di media sosial berinisial MF (27) mengaku mengaku dicullik, disekap hingga alami penganiayaan di kawasan Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (13/9/2022) lalu. Ternyata pria itu membuat laporan palsu 

Viral di media sosial, seorang pria berinisial MF (27) mengaku dicullik, disekap hingga alami penganiayaan di kawasan Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (13/9/2022) lalu.

PROHABA.CO, CIKARANG - Viral di media sosial, seorang pria berinisial MF (27) mengaku dicullik, disekap hingga alami penganiayaan di kawasan Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (13/9/2022) lalu.

Pria MF, dalam narasi yang dituliskan menyebutkan kejadian bermula pada saat dia membeli makanan di Jalan Urip Sumoharjo, Lemahabang Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Kemudian MF mengaku dihadang oleh sekelompok orang yang mengaku anggota dan langsung dibawa ke dalam mobil menuju sebuah ruko untuk dianiaya.

Di malam harinya, MF mengaku dibawa ke Sukabumi dan ditinggalkan begitu saja.

Kemudian ia kembali ke Cikarang Utara untuk melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Cikarang Utara.

Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Mustakim, menjelaskan bahwa kejadian tersebut tidak benar dan korban ternyata membuat laporan palsu.

"Terkait adanya masyarakat yang melaporkan dirinya telah diculik, disiksa, disekap dan dibuang hingga ke Sukabumi, oleh personel yang dinas pada saat itu, langsung dilayani dilakukan cek tempat kejadian perkara (TKP), hingga dibuatkan laporannya. Setelah dilakukan pendalaman, kejadian tersebut tidak benar," ujar Mustakim saat dikonfirmasi, Jumat (16/9/2022).

Baca juga: Gadis Banda Sakti Buat Laporan Palsu Kasus Perkosaan

Baca juga: Tiga Santri Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Yatim

Baca juga: FAKTA Pelajar SMK Tewas Ditendang Teman di Depan Kelas, Kronologi Kejadian hingga Motif Penganiayaan

Kejadian sebenarnya, MF dipukuli oleh sejumlah pria dan pihak keluarga pacarnya yang tinggal di Rengasbandung Bandung, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.

Ada pun motif MF dipukuli dikarenakan keluarga pasangannya tak menyetujui hubungan MF.

Namun, MF tetap ngotot untuk melanjutkan hubungan tersebut.

"Kejadian pemukulannya benar terjadi. Tapi, bukan dipukuli oleh orang tak dikenal dan diculik. Orang yang menganiaya adalah keluarga pacarnya yang bersangkutan, dibantu oleh teman-temannya," ucapnya.

Kejadian sebenarnya, sambung Mustakim, MF diminta untuk mendatangi kediaman pacarnya di Rengasbandung, Kedungwaringin, untuk memintanya mengakhiri hubungan dengan kekasihnya.

MF sempat dibawa ke rumah RT setempat hingga kemudian dibawa ke ruko kosong dan dipukuli oleh pihak keluarga kekasihnya dibantu sejumlah remaja.

Kemudian ia dibawa ke Sukabumi dan ditinggalkan begitu saja.

Baca juga: Jaksa Tangani Kasus Penganiayaan Kakak Kandung oleh Oknum Polisi

MF yang sakit hati lantaran telah dianiaya karena hubungannya tak direstui, kemudian membuat laporan palsu dan memviralkannya ke media sosial atas dorongan rekannya.

"Dia membuat laporan palsu di Polsek Cikarang Utara, bahwa dirinya telah diculik, disekap hingga alami penyiksaan dan dibuang di Sukabumi, dan memviralkan pelaporan dirinya melalui media sosial. Motifnya karena hubungan dirinya tidak direstui oleh keluarga kekasihnya," kata Mustakim.

MF kemudian melakukan klarifikasi dan meminta maaf kepada kepolisian lantaran telah membuat laporan yang tidak benar alias hoax. (abs)

Baca juga: Dugaan Penganiayaan di Kerangkeng Bupati Langkat, Ditemukan Kuburan Korban Tewas

Baca juga: Armen Desky Tersangka Penganiayaan

Baca juga: Bocah Korban Penganiayaan Bibi Meninggal Dunia

Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com dengan judul Pria yang Mengaku Diculik dan Disekap di Sukabumi Ternyata Bikin Laporan Palsu, 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved