Kepanikan Landa Warga di Kabupaten Bogor, Tiba-tiba Tanah dan Dinding Rumah Retak

Kepanikan melanda warga Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Editor: Misran Asri
Tribunmadura/Aflahul Abidin
Ilustrasi - Tanah bergerak di Desa Melis, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek yang mengakibatkan rumah warga dan masjid retak-retak, Jumat (27/12/2019). 

Hingga kini dia belum berani pulang ke rumah karena takut terjadi bencana susulan.

"Belum berani pulang pak. Rumahnya miring banget, sangat berbahaya," ujarnya.

Sejak mengungsi sejak Kamis (15/9/2022) lalu, Ros mengaku mendapatkan pasokan logistik dari petugas gabungan yang berjaga.

"Fasilitas di tenda pengungsian cukup bagus. Makanan dan minuman cukup, begitu pun dengan selimut," jelasnya.

Namun dia mengeluhkan kurangnya perlengkapan untuk anak dan bayi.

"Perlengkapan untuk bayi masih kurang, tidak ada pampers, bedak, minyak telon dan susu," keluh Ros.

Dia berharap pemerintah cepat tanggap terhadap kebutuhan warga agar bisa bisa nyaman di tenda pengungsian.

"Kalau bisa sih kebutuhan bayi ada biar anak-anak tidak rewel saat mengungsi," ungkap Ros.

Tak hanya itu, dia juga mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumah yang rusak.

"Kami berharap pemerintah memperbaiki rumah yang rusak agar layak dibHni kembali," tandas Ros.(ron)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Tanah dan Dinding Rumah Retak Tiba-tiba, Warga Babakan Madang Bogor Ketakutan, 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved