Delapan Remaja Jadi Korban Eksploitasi, Disekap Lalu Dijadikan PSK

Delapan remaja putri anak di bawah umur menjadi korban eksploitasi secara ekonomi.

Editor: Misran Asri
independent.co.uk
ilustrasi - Delapan remaja putri anak di bawah umur menjadi korban eksploitasi secara ekonomidan dijadikan PSK. 

Delapan remaja putri anak di bawah umur menjadi korban eksploitasi secara ekonomi.

PROHABA.CO, JAKARTA - Delapan remaja putri anak di bawah umur menjadi korban eksploitasi secara ekonomi.

Remaja-remaja tersebut sempat disekap terlebih dahulu sebelum dijadikan pekerja seks komersil (PSK) yang melibatkan seorang mucikari dan seorang pemuda.

Ternyata tak hanya satu orang saja, tetapi 8 orang. Namun, sebelumnya satu korban yang terungkap adalah remaja perempuan berinisial NAT (15).

Ia menjadi korban penyekapan hingga dijadikan sebagai pekerja seks komersial (PSK).

NAT diperlakukan demikian selama kurun waktu 1,5 tahun di sejumlah apartemen kawasan Jakarta dan Tangerang terhitung sejak 2021 hingga akhirnya kasus itu dilaporkan pada 14 Juni 2022.

Kedua tersangka yang ditangkap, yakni Erika Mustika Tarigan (EMT) berusia 44 tahun dan Rachmat Rivandi (RR) alias Ivan berusia 19 tahun.

"Sampai dengan kita lakukan penangkapan dan hasil pemeriksaan, tersangka memiliki 8 orang anak asuh atau anak yang dia perjual belikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).

Zulpan juga menuturkan, kedelapan orang itu diatur dan digilir berpindah dari satu apartemen ke apartemen lain untuk melayani pria hidung belang.

Adapun modus yang dilakukan tersangka untuk merayu korban adalah bujuk rayu pekerjaan dengan iming-iming gaji besar dan mempercantik wajah para korban.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved