Pria Karanganyar Dilaporkan Hilang Pagi Hari dari Rumah Siang Ditemukan Meninggal Dunia

MD, seorang pria Warga Desa Sringin, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Rabu (28/9/2022) ditemukan meninggal dunia.

Editor: Misran Asri
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi TKP Meninggal dunia - MD, seorang pria Warga Desa Sringin, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Rabu (28/9/2022) ditemukan meninggal dunia. 

MD, seorang pria Warga Desa Sringin, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Rabu (28/9/2022) ditemukan meninggal dunia.

PROHABA.CO, KARANGANYAR - MD, seorang pria Warga Desa Sringin, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, Rabu (28/9/2022) ditemukan meninggal dunia.

Kabar penemuan MD yang sudah meninggal dunia itupun menggemparkan warga setempat.

Pasalnya, MD ditemukan meninggal di hari yang sama, yakni pada Rabu (28/9/2022) siang, setelah paginya sekitar pukul 05.00 WIB, sempat menghilang tiba-tiba tanpa kabar. Bahkan tak ada seorang pun yang tahu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, sebelum penemuan jasad MD, pada Selasa (27/9/2022) sore, keluarganya masih melihat korban di dalam kamar dan sempat diberikan makan sore oleh putranya.

Kemudian pada hari Rabu (28/9/2022) sekira pukul 05.00 WIB, Yusuf sudah tidak mendapati korban di kamar.

Selanjutnya, Yusuf menanyakan kepada tetangga-tetangganya namun tidak ada yang mengetahui keberadaan korban.

Lalu, keluarga dan para tetangga tetap mencari korban.

Pada pukul 12.45 WIB Yusuf mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di selokan perkebunan milik Sutar berlokasi yang jaraknya 200 meter dari rumah korban.

Atas kejadian tersebut, selanjutnya disampaikan ke Sularno serta para tetangga dan kemudian dilaporkan ke Polsek Jumantono.

Penmas Si Humas Polres Karanganyar, Bripka Sakti mengatakan mendapatkan laporan tersebut, Polsek Jumantono bersama tim medis meluncur ke lokasi kejadian.

"Setelah sampai di lokasi kejadian, tim kesehatan dari Puskesmas Jumantono melakukan pemeriksaan visum kepada korban," ucap Sakti, kepada TribunSolo.com.

Sakti mengatakan dari hasil visum korban, terdapat luka akibat benturan di kepala bagian belakang.

Selain itu, kata dia, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan terhadap tubuh korban.

"Korban sudah memiliki riwayat sakit syaraf menahun dan tidak dapat berjalan normal atau hanya merangkak," ungkap Sakti.

"Keluarga menerima musibah yang menimpa korban dan bersedia membuat surat pernyataan bermaterai," jelas dia. (TribunSolo.com,/Mardon Widiyanto)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Sempat Hilang hingga Dicari-cari, Pria di Jumantono Ditemukan Tewas, Keluarganya Mengikhlaskan, 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved