Kriminal

Racuni dan Jerat Suaminya Hingga Tewas, SA Dicokok

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial SA di Desa Kuta, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditangkap jajaran Kepolisian

Editor: Muliadi Gani
NST
Ilustrasi Mayat 

PROHABA.CO, BIMA - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial SA di Desa Kuta, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditangkap jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Parado.

SA diringkus setelah diduga nekat membunuh suaminya bernama Junaidin (44), pada Senin (17/10) sekitar pukul 16.00 wita.

Untuk mengelabui warga dan aparat, SA diduga melilit leher suaminya dengan tali jemuran, sehingga terlihat seperti orang yang tewas karena gantung diri.

Namun, warga mencurigai korban dibunuh oleh SA dengan cara dirancun karena mendapati kaki korban masih dalam posisi menyentuh lantai saat tergantung.

"Pada saat ditemukan sudah meninggal dunia dalam keadaan tergantung menggunakan seutas tali.

Namun kaki korban menyentuh lantai, sehingga menimbulkan kecurigaan pihak keluarga bahwa korban telah dibunuh terlebih dahulu oleh istrinya," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Bima, Iptu Adib Widayaka dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (20/10).

Baca juga: HANCURNYA Hati Istri Sah, Diam-diam Dimadu Sang Suami, Bocor Berkat HP Kedua: Ternyata Sudah 2 Tahun

Adib menyampaikan, atas dugaan pembunuhan yang sempat menuai reaksi keluarga korban dan warga sekitar itu,

SA langsung diamankan ke Mapolsek Parado untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Nanti perkembangan selanjutnya akan kita laporkan," ujarnya.

Menurut pengakuan awal SA, lanjut Adib Widayaka, peristiwa ini bermula dari cekcok mulut yang terjadi antara SA dan korban.

Dalam percekcokan itu korban marah sampai mengambil koper berisi pakaian istrinya lalu membanting dan membakarnya di halaman rumah.

Korban kemudian memotong tali jemuran dan masuk ke dalam kamarnya.

Sementara SA langsung menuju Kantor KUA Kecamatan Parado untuk menyampaikan keinginan bercerai dengan sang suami.

Baca juga: Sekdes Akhiri Hidupnya dengan Tenggak Racun Tikus, Diduga Permasalahan Ini yang Melilitnya

Baca juga: 99 Anak di Indonesia Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut

"Alasannya sang suami kerap memarahi dia," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved