Peringkat Tiga Pantukhir, Anak Petani yang Lolos Tes Polisi Digugurkan, Ternyata Diganti oleh

Sulastri Irwan sebagai anak petani asal Kepulauan Sula, Maluku Utara itu digantikan oleh Rahima yang diketahui merupakan keponakan salah satu perwira

Editor: Misran Asri
KOLASE SERAMBINEWS.COM/TRIBUNTERNATE.COM/RANDI BASRI
Sulastri Irwan, anak petani yang dinyatakan gugur seleksi Casis Bintara di Polda Maluku Utara. 

Sulastri Irwan sebagai anak petani asal Kepulauan Sula, Maluku Utara itu digantikan oleh Rahima yang diketahui merupakan keponakan salah satu perwira berpangkat AKBP

PROHABA.CO - Sulastri Irwan yang menduduki peringkat ketiga saat pantukhir dan dinyatakan lolos dalam pendidikan pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Gelombang II 2022 di Polda Maluku Utara, digugurkan di tengah jalan.

Hal yang mengejutkan Sulastri Irwan sebagai anak petani asal Kepulauan Sula, Maluku Utara itu digantikan oleh Rahima yang diketahui merupakan keponakan salah satu perwira berpangkat AKBP yang bertugas di SDM Polda Maluku Utara.

Dikutip dari Tribun Lampung, nama Sulastri disebut diganti dengan nama salah satu keluarga anggota polisi yaitu Rahima Melani Hanafi.

Peristiwa ini pun sampai membuat Mabes Polri harus turun tangan dengan memberikan kesempatan kepada Sulastri untuk diikutkan kembali sebagai siswa Bintara Polri gelombang ke II tahun 2022.

Baca juga: Mantan Kapolri Ramai-ramai Datangi Mabes Polri, Ada Apa?

Baca juga: Istri Polisi Laporkan Suami ke Mabes Polri Karena Selingkuh 16 Kali

Baca juga: Tim Mabes Polri Musnahkan Ladang Ganja Siap Panen di Beutong Ateuh

Lalu bagaimanakah awal kisah Sulastri yang dinyatakan lolos tes hingga berakhir digugurkan oleh Polda Maluku Utara?

Berikut penjelasannya.

Umur Sulastri dinyatakan melewati batas

Sulastri menceritakan awal dirinya akhirnya digugurkan oleh Polda Maluku Utara dalam proses seleksi Bintara Polri tersebut.

Dikutip dari Tribun Manado, Sulastri mengungkapkan dirinya dinyatakan lulus tahap akhir pada 2 Juli 2022 lalu.

Kemudian, dirinya diminta untuk mengikuti apel selama satu bulan untuk seluruh perwakilan Polres di SDM Polda Maluku Utara.

"Setelah pengumuman, kita semua diminta untuk apel. Apel dan apel terus di Polda," ujarnya pada Senin (7/11/2022).

Lalu, kata Sulastri, ia pun dipanggil oleh SDM Polda Maluku Utara dan dinyatakan umur dirinya telah melewati batas.

Baca juga: Beredar Isu 8 Kapolda Positif Narkoba saat Tes Urine di Istana, Mabes Polri Bilang Begini

Sebagai informasi, Sulastri lahir pada 4 Juni 1999.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved