Berita Kutaraja

Pria Aceh Barat Sebarkan Foto Syur dan Peras Korban, Dipenjara 3 Tahun, Ancam Kirim Foto ke Suami

Korban diancam akan disebarkan foto syur dirinya dan diberitahukan kepada suaminya. Karena itu,  pelaku bernama Irfan (44), melakukan  pemerasan ...

Editor: Muliadi Gani
Ilustrasi/Surya Malang
Gambar Ilustrasi - Pria Aceh Barat Sebarkan Foto Syur Wanita Banda Aceh, Pelaku Peras Korban, Kini Dipenjara 3 Tahun 

PROHABA.CO, BANDA ACEH – Seorang wanita asal  Banda Aceh berinisial SR menjadi korban pengancaman pemerasan oleh seorang pria asal Aceh Barat.

Korban diancam akan disebarkan foto syur dirinya dan diberitahukan kepada suaminya.

Karena itu,  pelaku bernama Irfan (44), melakukan  pemerasan terhadap korban hingga  korban mengalami kerugian Rp3 juta.

Korban kemudian melaporkan perbuatan tersangka pelaku ke kantor polisi.

Hal ini diketahui berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh Nomor 243/Pid.Sus/2022/PN Bna pada 23 November 2022 yang dipublikasikan pada Kamis (1/12/2022).

Majelis hakim menyatakan, terdakwa Irfan bin Shopian terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyebarkan muatan (konten) yang melanggar kesusilaan.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama tiga tahun dan denda sejumlah Rp500.000.000, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama satu bulan,” bunyi putusan majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua, Elviyanti Putri yang didampingi dua hakim anggota, Saptika Handhini dan Tuty Anggrainy.

Kasus ini berawal pada September 2021 ketika korban SR berkenalan dengan Irfan melalui media sosial Facebook.

Baca juga: Pria Aceh Barat Sebarkan Foto Syur Wanita Banda Aceh, Pelaku Peras Korban, Kini Dipenjara 3 Tahun

Baca juga: Suami di Sabang Diperas oleh Kenalan di Fb yang Ternyata Pria, Istri Rugi Rp 8,4 Juta

Keduanya pun menjalin komunikasi hingga akhirnya terdakwa meminta nomor WA (WhatsApp) kepada korban.

Kemudian, sekira pukul 23.00 WIB terdakwa dan korban mulai saling bertukar pesan.

Pada saat itu terdakwa meminta korban untuk mengirimkan foto bagian atas tubuh  korban.

Setelah mendapatkan foto syur korban, terdakwa kemudian mengunggah atau memosting konten tersebut di story akun media sosial Instagram (IG) pada tanggal 8 Mei 2021.

Pada keterangan foto tersebut, terdakwa menjelek-jelekan korban.

Selanjutnya, pada 24 Oktober 2021 hingga 5 Desember 2021 sekira pukul 17.30 WIB di Lapangan Blangpadang, Kota Banda Aceh, terdakwa mengancam dan memeras dengan cara menakut-nakuti korban.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved