Rabu, 22 April 2026

Hamas vs Israel

Sandera Israel Cium Dahi Dua Tentara Hamas, Begini Tanggapan Keluarganya

Seorang sandera Israel mencium dahi dua tentara Hamas saat dibebaskan dari tahanan pada Sabtu (22/2/2025). 

Editor: Jamaluddin
Twitter/@WarMonitors
CIUM DAHI TENTARA HAMAS - Tangkap layar video viral sandera Israel yang mencium dahi tentara Hamas usai dibebaskan dari tahanan pada Sabtu (22/2/2025). 

Tindakan Omar sontak menuai sorak-sorai keras dari pasukan tentara Hamas dan orang-orang yang menyaksikannya. 

PROHABA.CO - Seorang sandera Israel mencium dahi dua tentara Hamas saat dibebaskan dari tahanan pada Sabtu (22/2/2025). 

Pembebasan sandera merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara pihak Israel dan Hamas

Video yang merekam momen itu pun viral di media sosial.

Dikutip dari Kompas.com, pada Sabtu (22/2/2025), Hamas membebaskan tiga sandera Israel yaitu Omer Wenkert, Omer Shem Tov, dan Eliya Cohen.

Pembebasan sandera itu merupakan bagian dari fase terakhir pertukaran tawanan pada tahap pertama kesepakatan gencatan senjata yang berlaku mulai 19 Januari 2025 lalu. 

Diberitakan NDTV, Sabtu (22/2/2025), ketiga sandera Israel tersebut diarahkan ke atas panggung di kamp pengungsian Nuseirat, Gaza tengah pada Sabtu waktu setempat. 

Namun, seorang sandera Israel bernama Omer Shem Tov lalu mencium dahi dua tentara Hamas di sebelahnya sambil melambaikan tangan dari atas panggung. 

Menurut IDF, sandera yang dibebaskan tersebut yakni Omer Shem Tov, Eliya Cohen, dan Omer Wenkert sudah menghabiskan 505 hari di tahanan Hamas

Ketiganya dibawa ke panggung oleh tentara Hamas dan diarak sambil melambaikan tangan ke arah kamera dan memegang sertifikat pembebasan mereka. 

Dikutip dari The Hindustan Times, Sabtu (22/2/2025), Omer Shem Tov terlihat tersenyum dan memegang bagian belakang kepala seorang tentara Hamas dengan penutup kepala di sebelahnya. 

Dengan cepat, dia kemudian mencium dahi tentara tersebut. 

Dia juga melakukan hal yang sama ke pria lain yang berdiri di sampingnya di atas panggung.

Tindakan Omar sontak menuai sorak-sorai keras dari pasukan tentara Hamas dan orang-orang yang menyaksikannya. 

Ketiga sandera Israel lalu menaiki kendaraan konvoi dari Palang Merah yang membawa para sandera dari upacara pelepasan tersebut. 

Para sandera yang dibebaskan Hamas kemudian tiba di fasilitas IDF untuk menjalani pemeriksaan fisik dan mental. 

Ketiga sandera menjadi bagian dari enam orang Israel yang dibebaskan Hamas pada Sabtu lalu.

Selain mereka, Avera Mengistu dan Tal Shoham dibebaskan di Rafah, Gaza selatan. 

Hamas juga membebaskan Hisham al-Sayed secara tertutup di Gaza. 

Keenam sandera tersebut kemudian dibawa ke Israel dan dipertemukan kembali dengan keluarga mereka.

Hal itu seperti dilansir dari BBC pada Sabtu (22/2/2025). 

Diketahui, ada 63 sandera Israel yang kini masih ditahan Hamas di Gaza. 

Sebanyak 36 orang diyakini tewas dan keluarga mereka sudah diberi tahu Israel

Sementara 27 orang lain diduga masih hidup.

Untuk tahap pertama gencatan senjata, Hamas sepakat untuk menyerahkan 33 sandera sebagai pertukaran lebih dari 2.000 tahanan Palestina di Israel.

Tanggapan keluarga atas tindakan Omar 

Masih dikutip dari Kompas.com, Omer Shem Tov yang berusia 22 tahun ditangkap tentara Hamas saat menghadiri konser musik ‘Tribe of Nova’ di Tel Aviv, Israel pda Kamis, 27 Juni 2024. 

Dia sempat melarikan diri dengan mobil ketika tentara Hamas datang ke festival. 

Namun, Omer ditangkap ketika kembali ke lokasi konser untuk menyelamatkan teman-temannya. 

Begitu naik helikopter IDF saat dibebaskan, Omer yang terlihat berseri-seri mengacungkan jempol dan memegang papan tulis dengan catatan berbunyi. 

“Sekarang semuanya baik-baik saja! Terima kasih kepada rakyat Israel yang terkasih, dan kepada semua prajurit! Saya ingin hamburger," ujarnya, diberitakan New York Post, Sabtu. 

Omer terlihat senang saat akhirnya dipertemukan kembali dengan keluarganya setelah dibebaskan dari tahanan Hamas

"Inilah saatnya, kita bersama, ini sudah berakhir," kata Omer yang menderita asma dan penyakit celiac. 

Keluarga dan dokter sempat khawatir Omer tidak menerima perawatan yang diperlukan dan makanan bebas gluten dalam tahanan. 

Ayah Omer, Malki Shem Tov, pun mengaku terkejut melihat penampilan putranya. 

Meski begitu, dia menganggap Omer sebagai orang yang paling berpikiran positif di dunia. 

"Omer memang lebih kurus, tapi dia ceria, optimis, dan paling berpikiran positif di dunia.

Kami bahkan tidak tahu seperti apa penampilannya nanti. 

Dia muncul begitu saja dan mengejutkan kami semua, dengan senyumnya, lambaiannya.

 Sungguh luar biasa," tutur Malki. 

Sang nenek Sara ikut bersorak kegirangan ketika melihat Omer dibebaskan. 

Dia mengatakan, tindakan cucunya mencium dahi tentara Hamas tidak aneh karena Omer pria periang. 

"Itulah Omer. 

Dia cocok dengan semua orang, bahkan Hamas.

Mereka mencintainya bahkan di sana," ungkap Sara. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Momen Sandera Israel Cium Dahi 2 Tentara Hamas",

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved