Breaking News:

Edarkan 2 Kg Ganja, Dua Warga Nagan Dicokok

Personel Polsek Johan Pahlawan, Aceh Barat, Jumat (2/5), mencokok dua pria yang diduga sebagai pengedar ganja di kawasan

MEULABOH - Personel Polsek Johan Pahlawan, Aceh Barat, Jumat (2/5), mencokok dua pria yang diduga sebagai pengedar ganja di kawasan Meulaboh. Selain menangkap pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti 2 kilogram ganja dari tangan pelaku. Sehari sebelumnya polisi juga mencokok seorang pria di wilayah itu.

Berdasarkan data diperoleh Prohaba, kemarin, kedua warga dicokok di Jalan Nasional di Meulaboh adalah Musliadi (20) dan Jamal (24), keduanya tercacat warga Desa Blang Seumot, Kecamatan Beutong, Nagan Raya. 

Dari tangan keduanya diamankan 2 kg ganja yang terbungkus rapi dalam kertas koran. Sedangkan sehari sebelumnya Syukia, warga Masjid Tuha, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat dan mengamankan barang bukti 2 ons ganja. Dari nyanyian Syukira polisi kembali memburu kedua pelaku tersebut.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Faisal Rivai, melalui Kapolsek Johan Pahlawan, AKP Sri Sunarti, mengakui terhadap penangkapan tiga pelaku pada dua lokasi terpisah serta hasil pengembangan. “Pelaku masih kita mintai keterangan dan kita kembangkan termasuk asal ganja yang mereka edar di wilayah Meulaboh,” katanya.

Ia mengaku, penangkapan terhadap tiga tersangka ini laporan dari masyarakat serta pengintaian yang dilakukan personilnya sehingga berhasil mencokok pelaku. Selain itu, kapolsek mengimbau warga melaporkan ke polisi bila mengetahui  terhadap kasus-kasus seperti narkoba ini sehingga pelakunya segera bisa ditangkap. Ketiga pelaku ditangkap tersebut hari-hari berprofesi swasta.

Sementara Senin lalu juga menangkap seorang warga yang terlibat kasus ganja adalah Samsul Rahmi (20) warga Kaway XVI, Aceh Barat. Pelaku ditangkap di kawasan Desa Sawang Teube, Kaway XVI dengan barang bukti 3 bungkus ganja kering siap edar. “Sejauh ini kasus itu masih kita kembangkan,” kata Kapolres melalui Kasat Narkoba, Iptu Darkasyi, kemarin.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved