Breaking News:

Pemilik Keudee Mawot Kesetrum

Bermaksud mengamankan kedai (keudee) dari kemungkinan amuk api akibat konslet pada jaringan listrik di depan kedainya

*’Memadamkan’ Konslet di Tiang Listrik

MEUREUDU - Bermaksud mengamankan kedai (keudee) dari kemungkinan amuk api akibat konslet pada jaringan listrik di depan kedainya, Irwan (38) warga Gampong Meuko Kuthang, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, Kamis (19/6) petang, malah mawot (meninggal).

Sumber sumber di seputaran musibah membeberkan, saat kejadian, korban melihat ada percikan api di tiang listrik yang nyaris berdempetan dengan tiang telepon di depan kedainya. Khawatir api membesar dan melalah kedainya, tanpa menghubungi petugas PLN, korban lalu berinisiatif naik ke atas kedai lalu menyiramkan air ke lokasi percikan.

Tindakan korban yang jelas membahayakan itu akhirnya berimbas maut. Air yang disiramkan ke atap justru membuat arus listrik menghantam atap seng itu. Spontan Irwan terjengkang ke atas atap kedai Lestari Junior miliknya itu.

Kapolres Pidie, AKBP Sunarya SIK kepada Prohaba, Jumat (20/6) mengatakan, insiden meninggalnya pedagang di pusat pasar Ulee Gle tersebut berawal saat korban melihat api dari tiang yang berada di depan Rukonya. “Lalu sang korban, berinisitif naik keatas ruko untuk memadamkan jilatan api tersebut dengan menyirami air,” sebutnya yang dibenarkan Kapolsek Bandar Dua, AKP Hefi Bachri.

Dijelaskan Sunarya, saat dilakukan upaya pemadaman dengan menyirami air, tiba-tiba saja tegangan arus listrik mementalkan fisiknya ke bagian atap seng Rukonya. Akibat sengatan arus listrik itu, korban tak berdaya dan melemah seketika.

Melihat kondisi korban tak berdaya warga langsung memberi pertolongan dengan memboyong ke Puskesmas Bandar Dua untuk mendapat penanganan medis. “Sayangnya, dalam perjalanan, Irwan menghembuskan nafas terakhir,” demikian Sunarya.(c43)
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved