Breaking News:

Rumah Dinas Guru di SD Gogo Terbakar

Satu unit rumah dinas guru yang ditempati penjaga sekolah M Jalil (50) di Kompleks SDN Gampong Tuha Gogo

* Peternakan Ayam Musnah

SIGLI - Satu unit rumah dinas guru yang ditempati penjaga sekolah M Jalil (50) di Kompleks SDN Gampong Tuha Gogo, Kecamatan Padang Tiji, Pidie, Senin (7/7) sekitar pukul 15.35 WIB, hangus terbakar. Api yang dipicu arus pendek listrik itu juga membakar ruang perpustakaan SDN.

Berdasarkan informasi didapat Prohaba, kemarin, musibah kebakaran itu terjadi saat M Jalil (50), tidak berada di rumah. Saat kejadian di rumah tersebut hanya ada buah hati M Jalil yang sedang bermain. Api diketahui warga telah membesar muncul dari atap rumah dinas tersebut. “Saat kami tiba di lokasi kebakaran, api telah membumbung tinggi di atas atap rumah permanen itu. Tiga unit mobil pemadam yang datang di lokasi berhasil menguasai titik api. Sehingga tidak merambah ke rumah warga,” kata Camat Padang Tiji, Drs Zainal, kepada Prohaba, Selasa (8/7).

Kata Zainal, saat kejadian M Jalil tidak berada di rumah tersebut. Kecuali anak kandung M Jalil yang asyik bermain. “Beruntung anak korban bermain di luar sehingga tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Sementara kondisi rumah rata dengan tanah dan mobiler serta atap ruang perpustakaan ikut hangus,” kata Zainal.

Sementara dari Meureudu dilapokan lokasi peternakan ayam broiler (pedaging) milik Ir H Razali Adami MP, Kadis Pertanian Tanaman Pangan Aceh dan milik Rusli, di Gampong Manyang Cut Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Senin (7/7) malam musnah terbakar. Pada waktu hampir bersamaan, rumah Sofyan Mahmud di Desa Geulanggang Kecamatan Ulim nyaris dilalap api. Kedua kejadian itu secepatnya mendapat bantuan sejumlah mobil pemadam kebakaran (damkar).

Keterangan yang dihimpun dari sejumlah warga di lokasi kebakaran menyebutkan, kandang ayam itu, dikabarkan kini sudah lebih dua tahun ditinggalkan pemilik. Dengan kata lain, ketika musibah itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, kandang dimaksud dalam keadaan kosong. Tidak diketahui sumber api yang menghanguskan bangunan tersebut, sementara aliran listrik tidak ada kesana.

Besarnya kobaran api membuat sejumlah petugas pemadam kebakaran dari tiga armada yang diterjunkan ke sana kewalahan menghadapinya. Apalagi, letak bangunan tersebut berada diantara pepohonan sehingga menyulitkan damkar menerobos hingga berdekatan dengan kobaran api. Pun begitu, kesigapan petugas serta dibantu warga, akhirnya damkar berhasil juga masuk kesana. Kondisi bangunan yang sudah lapuk, dengan mudah atau cepat api menjalar hingga ke semua bagian bangunan.

Keuchik Manyang Cut, Suryadi, kemarin membenarkan, kedua unit kandang yang lumayan besar bekas pemeliharaan ayam potong milik Razali Adami di wilayahnya selama ini dalam keadaan kosong. Ditambahklan, bahwa dugaan sementara sumber api yang menghanguskan bangunan dimaksud berasal dari sisa bara api yang sebelumnya kemungkinan ada orang yang memasak disana. “Untung saja lokasi itu agak berjauhan dengan rumah warga, jika tidak entah bagaimana jadinya,” kata Suryadi.  

Sementara pada waktu yang hampir bersamaan, rumah milik Sofyan Mahmud (60) di Gampong Geulanggang Kecamatan Ulim nyaris terbakar. Untung, percikan api yang kemudian mengeluarkan semburan membakar wayer di aliran tiang persis depan rumah Sofyan secepatnya berhasil dipadamkan penduduk terutama para pemuda setempat. Sebagian warga langsung memutuskan aliran listrik ke sejumlah rumah sekitar lokasi kejadian. Tidak lama kemudian petugas PLN pun tiba di lokasi kejadian.(naz/ag)  

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved