Breaking News:

Polres Gulung Jaringan SS Internasional

Sedikitnya enam orang yang diduga terkait jaringan sabu sabu (SS) internasional, dicokok personil Sat Narkoba Polres Aceh Timur

Polres Gulung Jaringan SS Internasional
Barang bukti sabu seberat 750 gram disita dari keenam pengedar sabu jaringan internasional, saat di perlihatkan oleh Kbo Narkoba Ipda Arif Sukmo Widodo SIK (kiri), Wakapolres Aceh Timur Kompol Aji Purwanto (dua kiri), Kapolres Aceh Timur Muhajir SIK MH (dua kanan), dan Kasat Narkoba Iptu Raja Aminuddin Harahap Ssos (kanan), di Mapolres Aceh Timur, Peudawa, Selasa (16/9), PROHABA/HENDRI
IDI - Sedikitnya enam orang yang diduga terkait jaringan sabu sabu (SS) internasional, dicokok personil Sat Narkoba Polres Aceh Timur. Semula polisi menangkap tiga tersangka pengedar sabu, Minggu (14/9) siang. Mereka adalah, Mur (31) warga Desa Bale Buya, Kecamatan Peureulak, Saf (26) dan Sfr (24), warga Desa Alue Nibong, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Belakangan dari hasil pengembangan kasus, petugas Sat Narkoba Polres Aceh Timur kembali menangkap tiga tersangka pengedar sabu lainnya.

Awalnya penangkapan dilakukan terhadap dua orang tersangka di Desa Buket Jok, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Senin (15/9) sekitar pukul 18.30 Wib, dari penangkapan tersebut diamankan tersangka Mukh (33) dan Fahk (25) keduanya warga Desa Buket Jok, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, beserta barang bukti sabu seberat 1/2 ons, berdasarkan pengembangan kasus dari  tersangka Mukh (33), pada hari yang sama, Senin (15/9) sekitar 21.00 Wib, petugas kembali menangkap satu orang tersangka Umar (35) warga Blang Glumpang, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur. Dari tangan tersangka ini diamankan barang bukti sabu seberat 6 ons atau senilai Rp 750.000.000.

Kapolres Aceh Timur AKBP Muhajir SIK didampingi Kasat Narkoba Iptu Raja Aminuddin Harahap, S.Sos, kemarin, mengatakan, sejauh ini pihak polisi terus mengembangkan kasus itu, untuk memberangus sindikat sabu sabu tersebut hinga akar akarnya.

Mereka yang diamankan itu terkait sindikat international, karena dari pengakuan para tersangka, mereka langsung beli sabu sabu dari Malaysia dan membawanya menggunakan boat dari Penang masuk ke perairan Aceh Timur. Bahkan para tersangka itu pernah memasok sabu hingga 20 kilogram.(c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved