Breaking News:

Pemuda Pusong Baru Digelandang Warga ke Mapolsek

Pemuda Z (34) seorang nelayan asal Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, digelandang beberapa warga


* Dua Bocah Mengaku Perih Saat BAB

LHOKSEUMAWE – Pemuda Z (34) seorang nelayan asal Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, digelandang beberapa warga ke Mapolsek Banda Sakti, Kamis (12/2) malam. Aksi itu dilakukan keluarga dua orang bocah, 

MR (4) dan AS (5) yang juga warga Pusong Baru yang mengaku anusnya perih akibat ‘perbuatan’ Z.

Belakangan saat dikonfrontir polisi, Z bersikukuh tidak melakukan pelecehan seksual para dua bocah itu. Penyidik akhirnya mengizinkan Z untuk pulang, namun kedua bocah itu diambil visum untuk pengumpulan bukti bukti.

Awalnya kedua bocah itu mengaku merasa kesakitan di anus saat buang air besar (BAB), seperti diungkapkan kepada orang tuanya.

Setelah ditanyai lebih lanjut, korban mengakui diperlakukan tidak senonoh oleh Z. Mendengar pengakuan korban, pihak keluarga menjadi emosi sehingga mencari keberadaan Z. Setelah mendapati pemuda itu, warga menggiringnya ke Mapolsek oleh keluarga dan warga lainnya. “Saat itu anak saya mengeluh sakit saat buang air, saya tanyakan dia mengaku diperlakukan tidak senonoh dua hari sebelumnya,” ujar M, ibu salah seorang bocah itu, Jumat (13/2). Kepada orang tuanya, bocah itu mengakui jika mereka dijahili di pondok tempat nelayan memperbaiki jaring di pinggir laut. Lokasi tersebut tak jauh dari rumah kedua korban, yang memang sering bermain di pondok tersebut bersama bocah lainnya.

Namun dihadapin polisi Z tidak mengakui seperti yang dituduhkan atas dirinya, ia mengatakan tidak pernah melakukan apapun. Karena masih butuh bukti lainnya yang menguatkan, polisi memperbolehkan Z pulang, setelah dijamin oleh pihak keluarganya.

Sedangkan kedua korban harus menjalani visum di Rumah Sakit Cut Meutia, Lhokseumawe, untuk mendapat bukti secara otentik. “Kedua bocah itu harus divisum dulu agar ada bukti benar atau tidak sudah mengalami kejahatan seksual, setelah hasil visum itu keluar baru bisa kita lanjutkan perkara ini,” ujar Kanit Reskrim Polsek Banda Sakti, Bripka Zamzami.(mr)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved