Breaking News:

Pria Beravanza Putih ‘Campakkan’ Bayi di Pos Jaga

Perilaku manusia kadang melebihi binatang sekalipun. Di keremangan paskasenja saat shalat Magrib

LHOKSUKON – Perilaku manusia kadang melebihi binatang sekalipun. Di keremangan paskasenja saat shalat Magrib, Senin (30/3), dua orang santri Dayah Baiturrahman Desa Peureupok Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, memergoki seorang lelaki yang turun dari mobil avanza putih, meletakkan sesuatu di pos jaga di sisi jalan nasional Desa Peureupok. Belakangan terungkap jika yang dibuang di pos jaga itu adalah sesosok bayi perempuan. Binatang saja tak membuang darah dagingnya!

Warga Peureupok pun geger atas temuan tak terduga sekitar pukul 20.00 WIB malam itu. Bayi tersebut ditemukan santri Panti Asuhan dan Dayah Baiturrahman sejenak mendengar suara tangisan bayi di pos yang tak jauh dari kompleks dayah itu.

Kondisi bayi itu saat ditemukan dalam kondisi pakain lengkap. Di samping bayi itu juga ditemukan sebungkus susu formula, dan sebungkus biskuit dan sehelai kain panjang. Lalu pimpinan dayah, Tgk rasyidin bersama Keuchik Peureupok Sulaiman Ali melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Syamtalira Aron.

“Kondisi di pos jaga agak remang dan suasana di dayah memang sangat sepi karena para santri sedang shalat. Namun dua santri yang tinggal di dayah sempat melihat sebuah mobil Avanza putih berhenti di depan pos jaga,” ujar Tgk Rasyidin kemarin.

Dirincikan, dari mobil itu turun seorang pria membawa sesuatu ke pos jaga tersebut, lalu mobil itu langsung melaju ke arah Lhoksukon dari Lhokseumawe. “Jika memang ingin dititipkan, seharusnya diserahkan secara baik-baik kepada kami, bukan seperti ini,” kata Tgk Rasyidin yang kini merawat bayi itu.

Keuchik Peureupok, Sulaiman Ali secara terpisah menyebutkan, setelah dilapor ke Mapolsek lalu bayi itu dibawa ke puskesmas untuk diperiksa kondisi kesehatannnya. “Lalu bayi itu dititipkan kembali ke dayah untuk dirawat,” tutupnya.

Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi, melalui Kapolsek Syamtalira Aron AKP Suardi K menyebutkan, penyidik sekarang sedang menyelidiki siapa yang menitipkan bayi tersebut. “Tapi saat dititipkan kondisi di kawasan kompleks dayah itu sedang sepi dan dua santri itu tak mengenal pria yang menaruh bayi tersebut di pos jaga karena suasana remang-remang,” katanya.(jf)
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved