Breaking News:

Dor...! Pancuri Keubeu Bupati Ditangkap

Dor... Dor... Dor..! Suara pistol menyalak bertubi-tubi mewarnai penangkapan pancuri keubeu

MEULABOH - Dor... Dor... Dor..! Suara pistol menyalak bertubi-tubi mewarnai penangkapan pancuri keubeu (pencuri kerbai-red) milik Bupati Aceh Barat, HT Alaidinsyah, Minggu (31/5) dini hari, di kawasan Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan. Tiga maling asal Nagan Raya tersebut tak bisa melawan lagi saat personel Kepolisian Sektor (Polsek) Kaway XVI, mencokok sindikat pencurian kerbau yang beraksi di wilayah itu.

Ketiga maling dimaksud yakni Ridwan (26) asal Kuta Makmur, Kecamatan Tripa Makmur, M Syukri (38) warga Purwodaya, Kecamatan Kuala Pesisir, dan Sulaiman (28), warga Kecamatan Lung Keubu Jagat, Kecamatan Suka Makmue. Pangkalnya, polisi aparat Polsek Kaway XVI curiga melihat mobil Suzuki Carry jenis TS, berkeliaran di Kaway XVI sekira pukul 01.00 WIB, Minggu dini hari. Saat dikejar, maling tersebut sempat melarikan mobil itu.

Kemudian, mobil dimaksud kembali terlihat di sekitar Leuhan, Johan Pahlawan, atau tak jauh dari kediaman Bupati HT Alaidinsyah. Saat hendak ditangkap, maling menabrak polisi. Saat itulah, polisi melepaskan tembakan ke udara hingga memungkasi pelarian para pancuri keubeu dimaksud.

Bersama mereka, polisi mengamankan seekor kerbau hasil curian. Setelah ditelusuri, diketahui kerbau dimaksud milik Bupati Alaidinsyah yang selama ini dipelihara (mawah) oleh warga setempat.

“Karena kasus tersebut masuk wilayah hukum Johan Pahlawan, Polsek Kaway XVI pun menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Polsek Johan Pahlawan,”ungkap Kapolsek Kaway XVI, Ipda Risky Andrian SIK, kepada Prohaba, kemarin.

Kapolsek Johan Pahlawan, AKP Sri Sunarti, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Dari penyelidikan awal diketahui, ketiga maling itu sudah melakukan aksi serupa sekitar delapan kali di kawasan wilayah barat-

selatan Aceh. “Kasus itu masih dikembangkan. Kami juga masih memeriksa para tersangka,” katanya.

Rencananya, kerbau curian itu dijual ke wilayah Gayo, dengan cara membuat surat palsu. Apalagi, kebutuhan ternak jelang meugang Ramadhan meningkat.(riz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved