Breaking News:

Mengaku Polisi dan Tugas di BNN, Pemuda Ini Pacari Polwan

Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh membekuk M Rizki (24) warga Jeulingke


* Ditangkap karena Janjikan Pekerjaan pada Mahasiswi

BANDA ACEH - Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh membekuk M Rizki (24) warga Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Senin (1/6), sekira pukul 12.00 WIB. Pemuda yang sehari-hari berdagang kelontong tersebut ditangkap karena mengaku sebagai anggota Polri yang ditugaskan di BNNP Aceh, saat menjalankan aksi penipuannya terhadap seorang mahasiswi bernama Iin, sekitar dua minggu lalu.

Di samping itu, Rizki juga memacari seorang Polwan karena mengira pelaku memang seorang anggota polisi.

Kepala BNN Aceh, Kombes Pol Drs Armensyah Thay, menyebutkan Rizki ditangkap di rumah wawaknya (kakak ibunya-red) di belakang Mapolda Aceh, kawasan Jeulingke, Banda Aceh. Saat ditangkap, Rizki tidak melawan karena petugas BNN yang meringkusnya menunjukkan bukti-bukti yang cukup tentang dugaan Rizki mencatut nama badan pemberantasan narkotika tersebut. 

“Tersangka mengaku sebagai anggota Polda berpangkat Briptu, dengan NRP 89041677. Kepada korbannya, Iin, dijanjikan diberikan pekerjaan di BNNP Aceh serta seorang anggota Polwan berpangkat Bripda yang dipacarinya beberapa bulan lalu, Rizki mengaku dirinya polisi yang kini ditugaskan di BNNP Aceh,” kata Armen kepada Prohaba, kemarin, dengan nada geram.

Mantan Kapolresta Banda Aceh ini menjelaskan, Rizki ditangkap setelah Iin mengadukan hal tersebut. Pasalnya, sudah dua minggu mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta tersebut belum mendapat pekerjaan yang dijanjikan Rizki, di samping pemuda kelahiran Jeulingke tersebut sudah sering menghilang dan kerap tidak mengangkat handphone-nya saat dihubungi oleh Iin.

“Merasa dibohongi, kasus itupun dilaporkan ke kami. Petugas BNN langsung bergerak untuk meringkus pelaku. Dalam keterangannya, Rizki mengaku dirinya sebagai anggota polri dan bertugas di BNN,” sebut Armen.

Pencatut institusi Polri dan BNN Aceh tersebut telah diserahkan ke personel Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, yang langsung menjemput Rizki di kantor yang dipimpinnya. Sementara itu, Rizki mengakui dirinya mencatut nama BNN Aceh sekaligus sebagai anggota Polri yang bertugas di Polda Aceh. 

Itu dilakukan untuk bisa menggaet pacar yang berprofesi Polwan dan berpangkat Bripda, dengan inisial Nu. “Kami sudah lima bulan kenal. Tapi, baru satu bulan kurang lebih kami pacaran. Kalau Iin sudah saya kenal tiga bulan lalu. Dia percaya saya kerja di BNN,” ujarnya.

Rizki berjanji pada Iin karena mengenal seorang ibu yang akrab disapa Kak Indah alias kak Neng. Menurutnya, kak Neng banyak mengenal pejabat-pejabat Aceh. “Melalui dialah saya rencana memasukkan Iin. Tapi, belakangan hp-nya sudah nggak aktif lagi,” dalih Rizki.(mir)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved