Breaking News:

Oknum PNS Penggali Kubur Konsumsi SS

Nasib Karo-karo (44), oknum PNS Dinas Pertamanan Medan diringkus polisi karena kedapatan mengantungi

MEDAN - Nasib Karo-karo (44), oknum PNS Dinas Pertamanan Medan diringkus polisi karena kedapatan mengantungi sabu-sabu senilai Rp 1 juta, Senin (6/7). Ia berdalih serbuk haram itu bisa mendongkrak tenaganya, karena ia ikut menggali kuburan. 

Pria asal Perumnas Simalingkar B, Medan Tuntungan ini diringkus dalam sebuah razia lalu lintas di Jalan Sudirman, Medan. Pelaku yang tak ingin berlebaran di penjara sempat kabur ketika Honda Beat BK 5668 AFL yang dikendarainya dihentikan polisi. 

Aksi kejar-kejaran langsung terjadi sebelum akhirnya pelaku diringkus di Jalan Suprapto atau radius sekira satu kilometer dari lokasi awal. Namun dalam penggeledahan itu polisi tidak menemukan benda terlarang dari tubuhnya. “Tidak ada barang apa-apa ketika digeledah. Tapi karena kita sudah curiga, kita putuskan menyisir sekitar lokasi pengejaran,” kata Kasatlantas Polresta Medan Kompol M Hasan. 

Di situlah terungkap kalau tersangka sudah sempat membuang satu paket sabu-sabu yang disembunyikan di dalam kotak rokok. Setelah benda ini ditemukan petugas, oknum PNS yang sering ditugasi menggali kuburan ini tak bisa berkelit.

Dalam pengakuannya barang itu baru saja dibelinya di Kampungkubur seharga Rp 1 juta. Ia membantah keras ketika ditanya akan menjual ke mana serbuk candu itu. “Gak ada saya jual ke mana-mana. Mau dipakai sendiri,” kata tersangka. 

Ia beralasan sabu-sabu memberikan efek luar biasa bagi tubuhnya ketika melakukan pekerjaan berat. Sejak setahun ini ia pun selalu mengonsumsi sabu-sabu sebelum memulai menggali lubang. “Kerjaan saya gali lubang, seringnya kuburan. Capek, kalau gak ngisap bisa mati lemas,” ujar pria itu dalam dalihnya.

Tentu saja alasan tersebut tak membuat penyidik kendur dalam memeriksa tersangka.(mad)
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved