Breaking News:

Suami Terobos Api, Selamatkan Anak Istri

Pria setengah tua, M Ali (55), melakukan aksi yang benar benar heroik

*Muka Terbakar Dihantam Bara Reruntuhan

SIGLI - Pria setengah tua, M Ali (55), melakukan aksi yang benar benar heroik, Sabtu (22/10) dinihari, ketika rumah panggung miliknya terbakar. Detik detik kritis kala rumah panggung yang bagian dapurnya berupa bangunan semi permanen di Gampong Krueng Seukek, Kecamatan Tangse, Pidie, itu terkepung api, M Ali berjibaku menyelamatkan anak istrinya. “Penyebab kebakaran diduga karena aliran listrik di bagian dapur rumah itu,” kata Camat Tangse, Ir Jakfar menghubungi Prohaba, Sabtu (22/10) pukul 10.00 WIB.

Akibat aksi heroik itu, M Ali mengalami cidera luka bakar di bagian wajahnya. Pria tertimpa reruntuhan bara ketika menggendong anaknya yang masih balita keluar dari kepungan api. Hingga Sabtu (22/10) pukul 15.00 WIB, M Ali masih dirawat di Puskesmas Tangse.

Kronologis kejadian, sebut Camat, saat musibah terjadi, rumah milik M Ali itu dihuni sepuluh orang. Yakni M Ali, istrinya, lima anaknya dan tiga keponakannya.

Rumah itu adalah model panggung yang sudah dimodifikasi dari bentuk  rumah Aceh, yaitu bagian dapur yang langsung ke tanah. Saat peristiwa amuk api itu, semua penghuni rumah terlelap tidur.

Tiba-tiba, pada dinihari yang dingin di kawasan pegunungan itu, M Ali terbangun mencium bau kebakaran. Tak ayal saat ia bangkit ternyata api sudah membesar di atas dapur. Sehingga lelaki itu pun berteriak membangunkan seisi rumah untuk segera keluar.

M Ali mengalami luka bakar di bagian wajah dari rambut hingga kening dan pipinya. Hal ini terjadi saat M Ali menerobos api untuk mengambi anaknya berusia sekira 4 tahun di dalam kamar.

Dalam kondisi panik, M Ali sebelumnya membangunkan istri dan lalu memboyong keluar. Lalu anak-ankanya sudah besar ikut menerobos api, tapi tidak mengalami cidera.

M Ali kembali menerobos api masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan anaknya masih kecilnya.

Saat ia keluar sambil menggendong anaknya, bara api jatuh menimpa wajah pria itu, hingga ia diboyong ke Puskesmas Tangse. Sedangkan seluruh anggota keluarganya lainnya semua selamat.

 Menurut Camat, kondisi api cepat membubung itu tidak sempat dipadamkam. Rumah terbakar habis. Hingga akhirnya api padam dengan siraman air dari warga namun bangunan sudah habis terbakar.

Hingga kemarin pagi, sebut Camat, pihak Muspika Tangse bersama masyarakat setempat bergotong-royong membersihkan sisa puing. “Sementara M Ali dan sekeluarganya berjumlah seluruhnya 10 jiwa menumpang di rumah sanak keluarga di desa itu juga,” demikian Camat Tangse, Ir Jakfar.(aya)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved