Breaking News:

Lima Hari Terkatung-katung di Laut, Dua Nelayan Abdya Berhasil Diselamatkan

Dua nelayan dari Padang Baru, Kecamatan Susoh, Abdya, M Daud (51) dan Jamal (35) berhasil diselamatkan

Lima Hari Terkatung-katung di Laut, Dua Nelayan Abdya Berhasil Diselamatkan
PROHABA/RAHMAT SAPUTRA
DUA nelayan Abdya, M Daud (51) dan Jamal (35) yang sempat terkatung-katung selama lima hari di laut berhasil diselamatkan dan dievakuasi oleh tim gabungan, Jumat (20/12) sore TPI Ujung Serangga.

BLANGPIDIE ‑ Dua nelayan dari Padang Baru, Kecamatan Susoh, Abdya, M Daud (51) dan Jamal (35) berhasil diselamatkan setelah lima hari terkatung‑katung di laut karena boat mereka mati mesin.

 

Informasi awal yang diterima Prohaba menyebutkan, M Daud dan Jamal berangkat melaut  pada 15 Desember 2019, pukul 08.00 WIB menggunakan boat 2 GT.

 

Namun, 12 jam kemudian atau sekitar pukul  20.00 WIB, M Daud menghubungi istrinya, Yulidiana mengabarkan boat mereka rusak. Selanjutnya hingga 18 Desember, Yulidiana hilang kontak dengan sang suami.

 

Keesokan harinya, Kamis (19/12), Daud kembali terhubung dengan istrinya melaporkan boat belum bisa diperbaiki. Posisi mereka waktu itu di perairan Ujong Raja, perbatasan Abdya‑Nagan Raya.

 

Pada Jumat (20/12) pagi, kejadian itu pun dilaporkan oleh Yulidiana ke Pos Polairud Polres Abdya dan selanjutnya dilakukan pencarian oleh tim gabungan  Basarnas Pos Meulaboh, Tagana, BPBK Abdya, dan Polairud.

 

Setelah menerima laporan itu, tim gabungan dari Tagana, BPBK Abdya, personel Basarnas Pos Meulaboh, dan Polairud Polres Abdya slmelakukan penyisiran.

Beberapa jam kemudian, kedua nelayan itu ditemukan dalam keadaan selamat di kawasan Ujong Raja, perbatasan Abdya‑Nagan Raya.

 

Ketua Tagana Abdya, Yasri Gusman membenarkan kedua nelayan tersebut berhasil diselamatkan setelah sekitar lima hari terkatung‑katung di laut karena boat mereka mati mesin.

 

“Alhamdulillah, tim sudah menemukan mereka dan dievakuasi ke daratan Abdya,” kata Yasri menjawab Prohaba, Jumat sore kemarin.

 

Ketua Tagana Abdya, Yasri Gusman mengatakan, sebenarnya kedua nelayan yang ditemukan terkatung‑katung di laut sudah bisa dibawa pulang pada pukul 13.00 WIB, Jumat (20/12).

 

Namun, kata Yasri, proses evakuasi terkendala karena rubber boat (perahu karet) yang digunakan oleh tim gabungan yang menemukan kedua nelayan tersebut tak kuat menarik boat yang mati mesin itu.

 

Akhirnya, lanjut Yasri, setelah berkoordinasi dengan Panglima Laot, kedua nelayan yang sudah lima hari terkatung‑katung di laut—termasuk boat mereka yang rusak—berhasil dievakusi ke daratan.

 

“Alhamdulillah, kondisi M Daud dan Jamal sehat‑sehat saja,” pungkas Yasri Gusman. (c50)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved