Breaking News:

Tiga Bulan Menikah, Pasutri Kompak Bobol Counter HP di Lampeuneurut

Pasangan suami istri (pasutri) yang baru tiga bulan menikah kompak bekerja sama membobol counter Hp di kawasan

BANDA ACEH ‑ Pasangan suami istri (pasutri) yang baru tiga bulan menikah kompak bekerja sama membobol counter Hp di kawasan Lampeuneuruet Gampong, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar.

 

Tindak kejahatan tersebut dilakukan tersangka MI (20) bersama istrinya, SR (22), warga salah satu gampong di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar.

 

“Kedua tersangka sudah ditangkap dan sedang diproses,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kapolsek Darul Imarah, Iptu Suriya SPdi kepada Prohaba, Rabu (22/1).

 

Menurut Iptu Suriya, sasaran kejahatan pasutri tersebut adalah counter Hp Meukah milik Romy Purnawan di Desa Lampeuneurut Gampong, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Aksi itu terjadi Sabtu pagi, 18 Januari 2020.

 

Pasangan MI dan SR  sukses menjarah ratusan kartu voucher dari counter Hp Meukah setelah dengan gerak cepat SR memecahkan kaca stainless di toko milik Romy.

 

Kapolsek Darul Imarah menceritakan, pada Sabtu pagi itu, MI dan  SR menuju ke Toko Teuka Baru yang bersebelahan dengan counter Hp Meukah.

 

SR masuk ke Toko Teuka Baru dengan dalih membeli air mineral. Sedangkan suaminya standby di atas sepeda motor Honda Vario BL 6822 LBD sambil memantau situasi.

 

“Setelah dari Toko Teuka Baru, tersangka SR langsung masuk ke counter Hp Meukah yang sudah buka namun ditinggal sebentar oleh pemiliknya,” kata Iptu Suriya, mantan Kapolsek Sukamakmur tersebut.

 

Saat berada di counter Hp Meukah—melihat ada kesempatan—SR langsung beraksi

memecahkan stainless yang memajang ratusan voucher. Setelah aksi gerak cepat tanpa rasa takut itu, MI dan SR langsung kabur membawa hasil jarahan mereka.

 

Pascapembobolan dan penjarahan tersebut, karyawan Toko Teuka Baru bernama Zulfitri langsung menghubungi pemilik counter Romy Purnawan.

 

Tak lama kemudian, Romy Purnawan kembali ke toko dan melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Darul Imarah.

 

"Korban Romy Purnawan dalam laporannya mengaku  mengalami kerugian sebesar Rp 15 juta,” kata Iptu Suriya.

 

Merespon laporan korban, personel Opsnal Intel dan Reskrim Polsek Darul Imarah langsung bergerak memburu pelaku.

 

Kerja keras aparat hukum yang dipimpin langsung oleh Iptu Suriya tersebut membuahkan hasil keesokan harinya, Minggu (19/1) malam sekitar pukul 20.17 WIB.

 

Pasangan suami istri yang baru tiga bulan menikah ini ditangkap di depan Nana Celluler, Gampong Lampoh Daya, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh. “Keberhasilan ini tidak lepas bantuan informasi dari masyarakat,” ujar Kapolsek Darul Imarah.

 

Barang bukti yang diamankan polisi antara lain 401 lembar voucher berbagai operator dengan harga bervariasi serta satu unit sepeda motor yang digunakan pada aksi kejahatan tersebut.

 

“Pasangan suami istri ini dijerat Pasal 363 Ayat 1 ke 4e dan 5e dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun," pungkas Suriya.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved