Breaking News:

Kasus Ganja, Polres Tamiang Amankan Dua Wanita Satu Pria

Satuan Resnarkoba Polres Aceh Tamiang terus mengembangkan kasus peredaran ganja melibatkan oknum

KUALASIMPANG – Satuan Resnarkoba Polres Aceh Tamiang terus mengembangkan kasus peredaran ganja melibatkan oknum PNS, Masriany alias Kak Cut (54). Hasilnya, dua pelaku lain yang membantu Kak Cut membawa 600 gram ganja dari Lhokseumawe ke Aceh Tamiang berhasil diringkus, yaitu Putri Handayani (45) dan M Saleh (53).

 

Putri Handayani dan M Saleh dibekuk di lokasi yang sama tempat penangkapan Kak Cut, yaitu di SPBU Bukitpanjang, Manyakpayed, Aceh Tamiang.

 

Kasat Resnarkoba Polres Aceh Tamiang, Iptu Delyan Putra, mengatakan keterlibatan Putri Handayani dan M Saleh terbongkar setelah Kak Cut mengaku dia datang ke Aceh Tamiang didampingi dua temannya.

 

“Setelah penangkapan pertama, tersangka langsung kami arahkan memancing dua temannya untuk datang ke SPBU. Setelah keduanya muncul langsung kami amankan,” kata Delyan, Senin (3/2).

 

Delyan memastikan pengembangan kasus ini tidak terhenti di sini, karena saat ini penyidik kembali mengantungi satu nama pelaku baru yaitu pria berinisial A yang menurut ketiga tersangka adalah pemilik barang. Kini, A sudah masuk DPO.

 

“Ketiga tersangka mengaku diarahkan A, seluruh ganja yang dibawa itu disebut milik A yang kini sedang dalam pengejaran,” ujar Delyan.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, Masriany alias Kak Cut (54) terancam mengakhiri karir PNS‑nya lebih cepat. Wanita asal Meunasah Blang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe ini dibekuk polisi setelah nekat melibatkan diri dalam jaringan peredaran narkoba.

Kak Cut diringkus polisi saat baru tiba di Aceh Tamiang, Sabtu (1/2/2020) dini hari.

 

Wanita yang bekerja di bidang kesehatan ini dibekuk saat menunggu temannya di SPBU Bukitpanjang, Kecamatan Manyakpayed, Aceh Tamiang.

 

Kasat Resnarkoba Polres Aceh Tamiang Iptu Delyan Putra mengatakan dari tangan pelaku disita daun ganja kering 600 gram. Untuk mengelabui petugas, Kak Cut membawa ganja ini menggunakan tas bertuliskan Kimia Farma.(mad)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved