Breaking News:

Terbukti Main Judi Domino,Tiga Pelaku Dicambuk 20 Kali

Tiga warga Aceh Timur yang terbukti berjudi (maisir) menggunakan batu domino dicambuk 20 kali

* Penyedia Tempat Kebagian 8 Kali

  

IDI – Tiga warga Aceh Timur yang terbukti berjudi (maisir) menggunakan batu domino dicambuk 20 kali di halaman Masjid Agung Darussalihin, Idi Rayeuk, Aceh Timur, Senin (24/2) sekitar pukul 10.00 WIB.

 

Ketiga terpidana kasus judi yang dicambuk masing‑masing enam kali yaitu IB (51) dan TAR (34). Sedangkan seorang lagi, SA (46) sebagai penyedia fasilitas perjudian dicambuk delapan kali.

 

Kajari Aceh Timur, Abun Hasbulloh Syambas SH MH melalui Kasi Pidum, Muliana SH mengatakan, IB dan TAR dicambuk masing‑masing enam kali karena terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah menurut hukum melakukan dan turut serta melakukan perjudian maisir jenis batu domino. Keduanya melanggar Pasal 18 jo Pasal 6 ayat 1 Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.

 

“Berdasarkan amar putusan Mahkamah Syariah Idi, kedua terpidana masing‑masing dicambuk enam kali setelah dikurangi masa tahanan selama menjalani proses persidangan,” jelas Muliana.

 

Eksekusi cambuk ini berdasarkan surat perintah Kajari Aceh Timur untuk melaksanakan putusan Mahkamah Syariah Idi Nomor 1/JN/2020/MS‑Idi Tanggal 16 Februari 2020.

 

Sedangkan SA, selaku penyedia fasilitas perjudian dicambuk delapan kali karena terbukti bersalah menurut hukum menyediakan fasilitas perjudian.

 

 “SA terbukti melanggar Pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah sehingga ia dihukum cambuk delapan kali, setelah dikurangi masa tahanan,” kata Muliana.

 

Eksekusi cambuk dilaksanakan di panggung terbuka di halaman Masjid Agung Idi disaksikan hakim pengawas, jaksa, eksekutor, tim medis, Kalapas Idi, dan masyarakat setempat.

 

Kasatpol PP dan WH Aceh Timur, T Amran SE MAP melalui Kabid Penegakan Peraturan dan Syariat Islam, Muzakkir SH mengatakan eksekusi cambuk ini di samping sebagai hukuman yang telah ditetapkan dalam hukum jinayah juga pembelajaran untuk terpidana supaya tidak mengulangi lagi perbuatannya. (c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved