Breaking News:

Residivis Kasus Ganja Kuras Toko Voucher di Banda Aceh

Belum sampai setahun bebas dari penjara akibat terjerat kasus ganja, kini pria berinisial PD (26), asal Kecamatan Blangkejeren

Residivis Kasus Ganja Kuras Toko Voucher di Banda Aceh
KAPOLSEK Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dizha Fezuono (dua kiri) didampingi Kanit Reskrim, Aipda Roni serta anggota Polsekmenghadirkan tersangka PD yang membongkar dan menguras barang-barang dalam Toko Wahyuna Cell, Jalan Sisingamangaraja, Banda Aceh pada Kamis dinihari, pekan lalu.

BANDA ACEH – Belum sampai setahun bebas dari penjara akibat terjerat kasus ganja, kini pria berinisial PD (26), asal Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues ditangkap karena dugaan tindak kejahatan pencurian di toko penjualan voucher (kartu telepon selular) di Banda Aceh.

 

Tersangka PD yang tinggal di salah satu gampong dalam wilayah Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh diringkus aparat Polsek Kuta Alam karena membongkar dan menguras semua voucher dan sejumlah barang lainnya, termasuk dokumen kendaraan dan uang tunai dari Toko Wahyuna Cell milik Ernitawati (36), di Jalan Sisingamangaraja, Banda Aceh pasa Kamis dinihari, 21 Mei 2020.

 

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dizha Fezuono SIK mengatakan, pelaku bebas dari LP Kutacane pada akhir 2019 setelah divonis 2 tahun dalam kasus ganja pada 2017 lalu.

 

“Ternyata belum setahun bebas dari penjara, kini tersangka melakukan pembongkaran usaha penjualan voucher milik Ernitawati di Jalan Sisingamangaraja, Banda Aceh,” kata Iptu Dizha.

 

Pencurian di Toko Wahyuna Cell dilakukan tersangka dengan cara merusak pintu toko dan menguras seluruh barang yang ada di dalam tempat usaha tersebut.

 

Korban yang tahu usaha miliknya dibongkar oleh pencuri, langsung melaporkan ke Polsek Kuta Alam berdasarkan LP.B/105/V/YAN.2.5/SPKT Tanggal 23 Mei 2020.

 

Korban yang merupakan warga Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh tahu usaha penjualan voucher miliknya dibongkar setelah ditelepon oleh tetangganya. Tetangga korban mengatakan pintu belakang ruko Wahyuna Cell milik korban sudah terbuka akibat dibongkar.

 

Mendapat kabar itu, korban Ernitawati bergegas menuju ke tokonya dan mendapati barang‑barang miliknya sudah hilang, mulai BPKB, buku service sampai kunci sepeda motor. Bukan hanya itu, ratusan voucher isi ulang serta kartu perdana berbagai jenis, sampai rokok dan uang tunai Rp 5 juta ikut raib.

 

Kapolsek Kuta Alam mengatakan, setelah menerima laporan pihaknya langsung melakukan penyelidikan serta memintai keterangan para saksi.

 

Dari pendalaman yang dilakukan, akhirnya petugas menaruh curiga terhadap seorang pria yang tinggal di Kecamatan Kuta Alam. Pihaknya pun intens menyelidiki latar belakang PD sehingga kecurigaan pun mengarah ke pelaku.

 

Begitu memperoleh informasi pelaku berada di seputaran Gampong Mulia, polisi langsung ke sasaran dan menangkap pelaku pada Minggu malam, 24 Mei 2020 sekitar pukul 22.00 WIB di kamar kosnya di belakang sebuah warkop di Jalan Sisingamangaraja, Banda Aceh.

 

“Alhamdulillah dari penyelidikan yang kami lakukan, kurang dari 3 kali 24 jam pelaku berhasil diringkus beserta barang bukti yang dikurasnya dari dalam Toko Wahyuna Cell,”  kata Iptu Dizha. (mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved