Breaking News:

Istri Ditangkap karena Pasok Sabu ke Rutan

Seorang perempuan berinisial RH bin AZ, warga Pondok Gajah, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah

Istri Ditangkap karena Pasok Sabu ke Rutan
PROHABA
PETUGAS P2U Rutan Kelas IIB Takengon, Aceh Tengah, mengamankan seorang perempuan berinisial RH yang kedapatan menyelundupkan sabu-sabu ke rutan tersebut untuk suaminya yang ditahan di situ, Kamis (9/7/2020) sekira pukul 16.45 WIB.

* Nekat Penuhi Permintaan Suami

 

TAKENGON -  Seorang perempuan berinisial RH bin AZ, warga Pondok Gajah, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, nekat memasok narkotika jenis sabu-sabu ke dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Takengon, Aceh Tengah, demi memenuhi permintaan suaminya, Kamis (9/7/2020) sore.

 

Sabu-sabu tersebut rencananya akan diserahkan RH kepada sang suami berinisial RD bin KH yang merupakan tahanan titipan Pengadilan Negeri (PN) Takengon di rutan tersebut. Namun, upayanya menyelundupkan sabu-sabu ke dalam rutan berhasil digagalkan petugas.

 

Kepala Rutan Kelas IIB Takengon, Zulkifli  SH kepada Prohaba, Kamis (9/7/2020) mengatakan, tersangka RH menyimpan sabu-sabu tersebut di dalam lipatan celana training  yang dititipkan kepada petugas untuk diserahkan kepada RD, suaminya.

 

Sebelum menyerahkan barang titipan tersebut, petugas Penjaga Pintu Masuk Utama (P2U) Rutan Kelas II B Takengon, terlebih dahulu memeriksanya dengan cermat. Ternyata di lipatan celana training  itu ditemukan sabu-sabu seberat 4,13 gram.

 

“Pada saat dua orang petugas P2U,  Irzalian dan Wawan Gunawan, memeriksa barang titipan tersebut, ditemukan satu bungkus narkotika jenis sabu-sabu,” kata Zulkifli.

 

Setelah upaya penyelundupan narkotika itu terungkap, petugas Rutan Kelas IIB Takengon langsung melakukan koordinasi dengan pihak Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Aceh Tengah, untuk proses hukum selanjutnya. “Tersangka beserta barang bukti sudah kami serahkan kepada Satnarkoba Polres Aceh Tengah,” ujarnya.

 

“Terungkapnya upaya penyelundupan ini karena setiap aktivitas kami jalankan sesuai dengan SOP yang berlaku. Intinya, barang titipan kepada tahanan harus diperiksa dengan teliti, sebelum diserahkan kepada yang bersangkutan,” katanya.

 

Tindakan berikutnya, lanjut Zulkifli, pihaknya tetap melakukan berbagai upaya untuk melakukan deteksi dini potensi kerawanan keamanan dan ketertiban di dalam rutan, meskipunn situasi rutan saat ini relatif masih aman.

 

Sementara itu, tersangka RH ketika ditanyai petugas mengaku sabu-sabu yang dia selundupkan itu merupakan pesanan dari seorang tahanan berinisial RD yang tak lain adalah suaminya.

 

Sabu-sabu tersebut, menurut RH, ia dapatkan dari seseorang berinisial Z. “Memang barang itu, untuk RD. Tadi saya dapat di jalan dari Z, untuk diserahkan kepada RD,” aku RH. (my)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved