Breaking News:

Seorang IRT Terkapar dengan Leher Tersayat

Seorang ibu rumah tangga (IRT), warga Desa Ulee Rabo, Jeunieb, Bireuen, bernama Ajima (46) ditemukan

Seorang IRT Terkapar dengan Leher Tersayat
AJIMA (46), ibu rumah tangga, warga Ulee Raboe, Jeunieb, Bireuen, sedang ditangani tim medis di ruang IGD RSUD Bireuen, Selasa (4/8/2020), setelah ia ditemukan terkapar dengan leher tersayat di depan rumahnya.

* Cutter Ditemukan di Lokasi

 

BIREUEN - Seorang ibu rumah tangga (IRT), warga Desa Ulee Rabo, Jeunieb, Bireuen, bernama Ajima (46) ditemukan terkapar di depan rumahnya dalam kondisi leher berdarah, sekitar pukul 06.30 WIB, Selasa (4/8/2020). Korban diduga dilukai seseorang dengan pisau cutter, apalagi sebuah cutter ditemukan di lokasi kejadian.

 

Informasi tersebut awalnya diperoleh Prohaba dari Irwandi, petugas medis di Puskesmas Jeunieb, saat ia membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bireuen.

 

Menurut Irwandi, korban yang tergeletak di jalan depan rumahnya terlihat oleh seseorang yang kebetulan melewati jalan tersebut. “Orang yang pertama melihat korban langsung melapor ke Polsek Jeunieb yang berjarak sekitar 400 meter dari lokasi kejadian,” ujarnya.

 

Menurut saksi mata, sekitar pukul 06.00 WIB Ajima masih menyapu seperti biasa di depan rumahnya. Rumah itu terletak di belakang SPBU Jeunieb, Bireuen. Setengah jam kemudian, seseorang yang melintas di depan rumahnya kaget melihat Ajima sudah terkapar bersimbah darah.

 

Sejumlah anggota Polsek Jeunieb yang mendapat laporan tentang peristiwa itu langsung datang ke lokasi. Kemudian, dibantu personel Koramil Jeunieb, warga, dan keluarganya, Ajima diangkat ke dalam mobil patroli Polsek Jeunieb.

 

Suaminya, Kafrawi Abdullah (60), sedang tak berada di rumah. Sebagai seorang pedagang ia sering tidur di tempat usahanya di Keude Jeunieb.

 

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Jeunieb. Setelah dilakukan tindakan pertama, korban dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bireuen.

 

Amatan Prohaba, di IGD RSUD Bireuen, korban yang dalam keadaan kritis didampingi sejumlah anggota keluarganya. Terlihat tim medis memeriksa kondisi korban. Ujung-ujungnya diputuskan korban harus dioperasi karena lukanya dalam dan banyak mengeluarkan darah.

 

Sementara itu, tim Reskrim Polres Bireuen bersama tim dari Polsek Jeunieb turun ke lokasi melakukan penyelidikan dan memasang police line di tempat kejadian.

 

Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim, AKP Dimmas Adhit Putranto SIK bersama timnya yang sedang berada di lapangan belum memberikan keterangan. Alasannya, "Kasus ini masih dalam tahap pulbaket.”

 

Sejauh ini belum terungkap siapa pelaku dan apa motifnya melukai leher korban. Di lokasi kejadian ditemukan sebuah pisau cutter  berdarah.  Diduga, dengan cutter  itulah leher korban disayat. (yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved