Berita Banda Aceh

Akademisi UGM: Potensi Kandungan Emas di Lumpur Banjir Aceh Perlu Kajian Laboratorium

Material lumpur sisa banjir bandang di Aceh belakangan menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan mengandung butiran emas.

Editor: Muliadi Gani
Istimewa/TikTok Masbul FC
BUTIRAN EMAS - Peneliti UGM, Lucas Donny Setijadji, menjelaskan bahwa Aceh memang memiliki potensi sumber daya emas di sejumlah wilayah. Material lumpur banjir sangat memungkinkan mengandung emas. Meski demikian, Lucas menekankan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah butiran mineral yang ditemukan benar-benar emas atau mineral lain.(Istimewa/TikTok Masbul FC) 

Ringkasan Berita:
  • Material lumpur banjir Aceh jadi sorotan, bahkan disebut menarik minat pihak swasta untuk dimanfaatkan.
  • Muncul dugaan kandungan emas, diperkuat temuan warga berupa butiran berwarna keemasan di lokasi terdampak.
  • Ahli UGM menegaskan perlu analisis laboratorium untuk memastikan kebenaran dugaan emas, karena kadar logam biasanya sangat rendah.

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH -  Pasca banjir bandang menerjang Aceh, sisa bencana yang semula dianggap tak berguna justru berubah menjadi sorotan nasional.

Lumpur yang menutup sungai, sawah, dan permukiman kini dilirik pihak swasta. 

Fakta ini diungkap Presiden Prabowo Subianto usai menerima laporan dari kepala daerah setempat tentang ketertarikan investor terhadap material pascabanjir tersebut.

Material lumpur sisa banjir bandang di Aceh belakangan menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan mengandung butiran emas.

Isu ini mencuat seiring ketertarikan sejumlah pihak swasta terhadap pemanfaatan lumpur hasil bencana, sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto berdasarkan laporan pemerintah daerah setempat.

“Gubernur melaporkan ke saya ada pihak-pihak swasta yang tertarik, dia bisa manfaatkan lumpurnya di mana-mana, jadi tidak hanya di sungai, tapi yang di sawah dan sebagainya,” ujar Presiden Prabowo, Kamis (1/1/2026).

Presiden menegaskan bahwa pemerintah pusat mempersilakan apabila pemerintah daerah berencana menjual material lumpur tersebut.

Hasil penjualannya dapat digunakan untuk mendukung normalisasi sungai serta kebutuhan penanganan pascabencana yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah.

Seiring dengan pernyataan tersebut, media sosial diramaikan oleh narasi yang menyebut lumpur banjir bandang di Aceh diduga mengandung emas.

Narasi ini mengaitkan minat pihak swasta dengan temuan butiran berwarna kuning keemasan yang disebut-sebut berasal dari kawasan tambang emas.

Pertanyaan pun muncul di tengah masyarakat: benarkah material lumpur banjir bandang di Aceh mengandung emas?

Baca juga: Lumpur Banjir Bandang Bisa Diolah Jadi Batu Bata, Pernyataan Guru Besar USK, Ahli Bata Ringan

Pandangan Akademisi

Menanggapi hal itu, Dosen dan peneliti bidang Sumber Daya Mineral Departemen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Lucas Donny Setijadji, menjelaskan bahwa Aceh memang memiliki potensi sumber daya emas di sejumlah wilayah.

“Sebagian besar wilayah Aceh memang memiliki potensi emas, sehingga fenomena dijumpainya butiran emas berkaitan dengan peristiwa banjir Aceh sangat mungkin terjadi,” ujarnya, saat dimintai pandangan Kompas.com Senin (5/1/2026).

Menurut Lucas, emas adalah logam yang sangat berat dan resilien atau memiliki daya tahan tinggi terhadap proses pelapukan batuan menjadi tanah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved